Lucky
  • WpView
    Reads 249
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 4, 2022
Daniel Lucky. Anak bungsu dari pasangan Diki dan Rena serta adik dari perempuan cantik bernama Alice Arogan, tak dapat di tebak, sangat di segani, dan dapat melakukan apapun yang ia inginkan, adalah ciri khas seorang Daniel Lucky. Kisah cinta? Ia sudah tak peduli lagi akan hal itu. Semua itu disebabkan oleh masalalunya yang tidak bisa dibilang baik. Namun suatu hari, takdir mempertemukannya dengan seorang wanita yang dapat merubah segalanya. ~masi lanjut ya kak, sementara rehat
All Rights Reserved
#195
lucky
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penuh Luka (On Going)
  • Let Me Love You Longer
  • Echoes of Wings
  • Second Love : Aku atau Masa Lalumu!
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Kiara's Secret
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • Beri aku kesempatan sekali saja

No copas! Cerita ini hanya fiksi, hasil ide saya sendiri! Kisah ini tentang seorang gadis muda yang hidup dengan luka batin yang mendalam akibat ayahnya membiarkan ibunya untuk wanita lain. Luka ini tidak hanya mempengaruhi ibunya, tetapi juga dirinya sendiri. Ia tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik, merasa bahwa dirinya tidak cukup berharga di mata ayahnya. Ia harus menghadapi setiap masalah dan ucapan dari ayah nya dan wanita pelakor itu. Namun, di tengah-tengah kesedihan dan kekecewaan, ia berusaha untuk bangkit dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Melalui perjalanan hidupnya, ia belajar untuk menerima keadaan dan memaafkan ayahnya, meskipun itu tidak mudah. Cerita ini adalah genre perjuangan, kesedihan, dan proses penyembuhan, serta bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterpurukan dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. β€’β€’β€’ Dengan langkah cepat, Hendra menghampiri Melia yang melihat dirinya datar. "Apa yang kau lakukan, Melia?!" tanya Hendra dengan nada tingginya. Melia melirik pada Rina sebentar yang meringis kesakitan, lalu menatap Ayahnya lagi yang berada di hadapannya. "Ayah punya mata 'kan?" Melia bukan menjawab melainkan memberi pertanyaan. "Aku hanya berlatih melempar benda pada tempatnya kok," lanjutnya lalu melangkah pergi. "Melia!" Penasaran dengan alurnya? baca yok, jangan lupa follow duluπŸ’‹

More details
WpActionLinkContent Guidelines