My Life Journey

My Life Journey

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 13, 2021
Aku merupakan anak yang baik, ramah dan juga pendiam namun banyak orang yang merasa nyaman jika mereka bersama denganku. Aku terlahir dari keluarga sederhana yang melanjutkan perguruan tinggiku di di Universitas Padjadjaran. Aku hidup sendiri di Bandung hingga bertemu dengan teman-teman hebat. Sampai aku bertemu dengan seseorang yang banyak mengajari aku begitu banyak ilmu dan pengetahuan yang benar-benar membuat aku semakin tertarik padanya. Namun ketertarikan aku baru disadari setelah beberapa tahun bersamanya. Adanya mereka membuat hatiku tergugah untuk mengungkapkan isi hatiku dan keseharianku dengan berbagi dengan kalian. Siapakah dia? You are curious? Jika penasaran kalian bisa baca ya🤗🤗🤗🤗
All Rights Reserved
#37
smtown
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salsabila🌻
  • My Duchess / End
  • MY PETERPAN ALEN
  • All My Comfortable. [part 1]
  • Puisi Kegagalan
  • MY GIRL (Completed)
  • ASAVELA KIARA
  • Eliinaa

Aku yang selalu saja berada lingkup keluarga yang bisa dibilang toxic. Papa yang selalu mengurungku dalam rantai yang diciptakannya. Semua kegiatan yang akan aku lakukan harus seizin papa dulu. Aturannya yang begitu banyak menuntutku harus tunduk dibawah kuasanya. Anak perempuan harus dijaga lebih ketat dan diberitahu lebih jelas bagaimana seharusnya dia berprilaku dan tidak membuat kedua orang tuanya malu. Kata kata itu yang selalu keluar dari mulut papa ku setiap kali aku membantah ucapannya. Mamaku pun tidak bisa berbuat banyak. Mama mungkin sama denganku begitu tertekan dengan segala aturan sang kepala rumah tangga. Akupun hanya bisa patuh dengan semua aturan papa. Aku bungsu dari 3 bersaudara. Mempunyai 2 saudara laki laki membuatku juga semakin tertekan. Kedua saudara ku sikapnya sama dengan papa. Aku yang selalu dipandang tidak mampu melakukan apapun tanpa bantuan dari mereka. Hanya seorang gadis remaja yang selalu harus dijaga dengan ketat. Padahal umurku sudah menginjak 17 tahun kelas 2 sma tapi masih saja dipandang bocah kecil. Sudah 17 tahun aku hidup dibawah kekangan papa dan kedua abangku. Sebenarnya sudah cukup muak dengan semua ini. Tapi akupun tidak mampu untuk membantah papa dan abang aku. Karna sedari kecil selalu didik agar tidak pernah membantah atau melanggar aturan papa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines