DIA PSYCHOPATH [Completed]

DIA PSYCHOPATH [Completed]

  • WpView
    Reads 43,623
  • WpVote
    Votes 3,675
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Wed, May 26, 2021
Arabella tak tahu kenapa teman sekampusnya tiba-tiba membully-nya membuat dia merasakan perasaan aneh. Bukan itu saja, Jessie--adiknya pun di bully oleh teman sekolahnya dan lebih parahnya Momy nya mendapatkan perilaku tidak enak dari tetangganya. Itu semua terjadi saat Dady nya pergi meninggalkan rumah tanpa berbicara bahkan pamit sekali pun. Arabella ingin mencari keberadaan Dady-nya tapi tidak lama kemudian terjadi sebuah insiden terbunuhnya Momy dan Jessie. Arabella marah. Emosinya memuncak. Perasaan aneh--perasaan ingin membunuh seseorang tidak bisa dia bendung lagi. Sejak saat itu, saat mata Arabella menatap darah ada di mana-mana yang berasal dari Momy dan Jessie, saat itu juga Arabella memulai dunianya yang baru. Dunia yang mana di penuhi dengan kelicikan. "Apakah kalian yakin ini akan aman?" ______ Gaes maklumi ya cerita pertamaku di genre thriller ini. Masih banyak yang harus di revisi, tapi belum ada waktu. Soon bakal di revisi, kok! Semoga suka, ya! :) * Rank on wattpad #1 psikopat #1 killer #2 darah #2 kill #1 kill #1 psikopat #1 manipulasi #25 teror #1 kegelapan #1 manipulasi #52 balasdendam #1 Arabella #3 kegelapan #5 psychopath #3 permainan #2 permainan #30 pembunuhan #1 pembunuhan ***** Cover by Google. @2020, Jilsi Ghina
All Rights Reserved
#3
arabella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is He A Psychopath?
  • Sweet but psychopath (End)
  • SHENA [END] ✓
  • Psychopath Fiance [END]
  • [END] High School of Mystery: Crimson Case
  • Alexa: Antara Kau dan Dendam(END)
  • SCORE 100
  • "Psikopat" (Tamat)
  • CRIME BULLYING (Lengkap)

"Ah, aku peringatkan kamu satu hal. Kalau kamu masih mau kulit kamu tetep mulus, tolak perjodohan ini!" Kata Alan sembari meninggalkan gadis itu. Indira terdiam, mencoba mencerna maksud dari Alan. "Tubuhku sudah penuh luka. Apa yang mulus??" dia bergumam. . . Lari atau bertahan? Hidup atau mati? Siksaan demi siksaan terus datang, tapi bukankah hati manusia bisa berubah seiring waktu? Seiring masalalu Alan yang datang membuat Indira bertanya apakah suaminya seorang Psychopath? . . "Ini... tidak seperti yang terlihat!" "Aku tak tau rasa apa yang menutupi kebencianku padamu! Entah aku mencintaimu atau hanya terbiasa bersamamu saja, aku tak tau. Tapi yang ku ingat adalah kau yang menyiksaku dan kau membunuh bayiku. Itu sudah cukup sebagai alasan bahwa kita harus berpisah, Alan!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines