DIARY SHERLY : FAREWELL

DIARY SHERLY : FAREWELL

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Dia datang tanpa menyebutkan nama. Kami bersama tanpa pernah sekalipun ia mengatakan cinta. Itulah Dika, Dika-ku, Cappuccinoku, Lelaki Ajaibku. Dika hadir, mengisi dan mewarnai sepi hari-hariku. Dika hadir membawa kedamaian yang mengubah hidupku hingga menjadi ceria dan penuh warna. Bersama Dika selalu ada senyum, tawa dan canda. Bersamanya benak ini dipenuhi suka gembira. Jiwa ini selalu merasa damai bersamanya. Dalam hangat kebersamaan dengan Dika, kutemukan pukau indahnya kasih. Lewat keajaiban sikap, perbuatan serta tutur katanya yang begitu sederhana namun selalu menyisakan makna, aku kembali disadarkan, bahwa hidup ini begitu indah sekedar untuk dilalui, namun terlebih diberi makna, bahwa roda kehidupan haruslah tetap diputar. Itulah Dika, Dika-ku, Lelaki Ajaibku, Cappuccinoku, yang hadir, memberi warna, memenuhi suka gembiraku, mengajariku tentang pekerti kasih dan menunjukkan kepadaku perihal sayang serta menjadikanku bahagianya. Tapi... sampai pada titik manakah Sang Waktu akan berbaik kepadaku? Mengiringi dan menjadi saksi atas suka cita keberasamaan sepanjang hari demi hari yang kami lalui? Pada akhirnya kusadari, betapa perjumpaan, kebersamaan, tawa, canda, air mata dan perpisahan hanyalah bagian dari Sang Waktu. Apa yang telah kami lakukan, apa yang akan kami hadapi selang dua tahun ke depan, hanyalah bagian dari Sang Waktu atas hidup kami. Nasib telah kami goreskan, namun takdir atas nama Sang Waktu menguji kami. Sanggupkah kami? Mampukah kami? Inilah ujian sesungguhnya atas kebersamaan kami.
All Rights Reserved
#21
farewell
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • The Journey of Miss What (completed)
  • MAS !
  • See You Goodbye
  • My Perfect BoyFriend
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Butterfly Effect
  • Sekali Lagi (End)
  • My life friend -selesai-

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines