Violet
  • WpView
    Reads 264
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 29, 2020
Kenapa harus aku yang selalu berjuang? Kenapa pula dalam setiap gerikku kalian salahkan! Apa salahnya sessorang mencintai orang lain? Apa salahnya seorang anak menginginkan perhatian dan kasih sayang lebib dari keluarganya sendiri? Ini kisah ku, yang orang kenal sebagai gadis pecicilan yang periang tanpa ada masalah dalam diriku.
All Rights Reserved
#360
warning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • ALVIN (On Going)
  • Perihal Sandwich(End)
  • RAGARA [ on going ]
  • ALEYA~~
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Belenggu Di Ujung Lara (terbit)
  • Different [END]
  • Let Me Love You Longer
  • Is It Home ?

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines