Story cover for why me? by dini_0710
why me?
  • WpView
    Reads 688
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 688
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Aug 04, 2020
Kaila Sherly Sifabella,anak perempuan seindah padang rumput yang selalu mendapat kebahagiaan dalam hidupnya.Bukankah nama itu sebuah doa,tapi kenapa kehidupannya tidak seindah nama yang dimilikinya.

Kebahagian itu bagaikan langit dan bumi bagi kaila.Hingga pertemuannya dengan seorang guru yang mengajar ditempatnya sekolah.

Pertemuan yang membuat dirinya terus terikat dengan seorang Ardian aksa gavin.Ini yang disesalkannnya pak gavin mengetahui rahasia yang selama ini dia sembunyikan rapat rapat dari semua orang.

Jika boleh memilih dia akan memilih tidak mengenal pak gavin dan membiarkan laki laki itu masuk terlalu jauh kedalam hidupnya.Dia tidak mau kembali merasakan rasa sakit itu,rasa sakit yang ditanam begitu dalam dan masih membekas saat ini oleh orang yang selama ini dia anggap sebagai pelindungnya.

Alvaro William Aiden,seorang psikiater yang dikenalnya waktu masih duduk dibangku smp.Sebenarnya dia yang salah disini,kenapa harus ada rasa itu.Rasa sialan yang membuat dirinya benar benar tidak bisa merasakan arti kebahagiaan.
All Rights Reserved
Sign up to add why me? to your library and receive updates
or
#200guru
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Menyerah atau Bertahan? cover
Tak Sejalan cover
SELF LOVE cover
Limited Time ✔ [TERBIT] cover
Behind The Smile cover
Letters for Self cover
Mars dan Venus cover
ARIEANNA cover
Meneroka Jiwa 2 cover

Menyerah atau Bertahan?

5 parts Ongoing

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^