Story cover for LELAH by AbiemMutaAli
LELAH
  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Aug 04, 2020
"Saya menghormati beliau karena telah melahirkan saya! Cukup hanya itu. Seberapa banyak sakit yang telah beliau goreskan tidak pernah sedikitpun saya membalasnya bahkan hanya dengan ucapan sekalipun."

Mungkin benar adanya bahwa batas kesabaran itu ada, sehingga membuat raga ini lelah untuk menghiraukannya. Sederhana tapi bisa jadi itu adalah hal rumit bagi orang lain.
All Rights Reserved
Sign up to add LELAH to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Embun Pagi by BagasYeni
12 parts Complete
Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.
Eysha Love Story' by EmiYusni
12 parts Complete Mature
Seseorang yang dulunya berasal dari keluarga terpandang dan super manja harus hidup mandiri dan memaksa nya menjadi pribadi yang lebih dewasa semenjak perceraian kedua orang tua nya.kehidupan nya jadi berubah saat dia memilih tinggal bersama ibunya.kisah cinta nya pun di mulai saat dia bekerja berawal dari rasa benci kepada si bos dan berubah menjadi kagum sayang nya rasa itu harus ia tepis demi sesuatu alasan walaupun orang yang dia cintai memiliki rasa yang sama. Hal ini datang bersama dengan seorang sahabat dekat nya meminang nya Akan kah eysa menikah dengan pujaan hati nya? atau sebaliknya dia menerima pinangan sahabat baik nya? begitu lelah menjadi asiste bhn dia, sehingga aku mengerti kenapa setiap asisten nya tidak bertahan sampai seminggu mereka langsung di pecat atau mengundurkan diri,ya dia memang tak sebaik dokter spesialis lain di situ yg paling dingin itulah dia,entah kenapa saya bisa berada di sini ini seperti mimpi buruk,tapi lama lama saya terus terhanyut dengan sikap nya pada pasien pasien yg kurang mampu,juga taat nya dia dlm beribadah..ternyata dia tidak terlalu buruk...tapi rasa cinta itu datang dengan sendirinya.ini sangat berat bagi ku karena aku tidak mungkin memiliki nya aku ingin dia tetap bersamanya membangun kembali bahtera yang pernah hancur.aku tidak mau melihat ada anak yg harus kehilangan kebahagiaan nya karena orang tuanya.walau pengorbanan ku begitu besar sehingga aku membayar nya bertahun tahun lamanya.
You may also like
Slide 1 of 9
Embun Pagi cover
CINTA INI (TAMAT) cover
Eysha Love Story' cover
Sebelum Luka cover
Tanpa Di Cintai(END) cover
Troublemaker (Selesai) cover
LOVE OR ENEMY...  💜Completed💜 cover
Always Loving You cover
Yang Terlupakan  cover

Embun Pagi

12 parts Complete

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.