L E N T E R A [On Going]

L E N T E R A [On Going]

  • WpView
    Reads 10,777
  • WpVote
    Votes 964
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 18, 2024
Sebutlah ia si pembohong besar! Lentera percaya akan pepatah lama yang mengatakan pelangi akan datang setelah hujan. Namun hujan kian lebat, angin beradu kencang, dan petir menyambar. Seakan pelangi hanya omong kosong belaka yang tak datang meredakan semuanya. Cerai dan Talak. Dua kata yang mengawali badai setelah petir menyambar, hancur dan berantakan. "Aku mau Tera kita bagi!" Bagaimana? Bagaimana Lentera membagi dirinya untuk dua orang yang bahkan tak pernah membagi kasih sayang untuknya? Bisakah Lentera melakukannya? 17+ ©ajimalalah
All Rights Reserved
#179
lia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almeyra Azqilla Alana [On Going]
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • ALISYA
  • Walk The Line - [Enhypen] SLOW UP
  • Langit untuk Asa
  • Benalu [Terbit]
  • Forget
  • Sasya's Diary [SELESAI]
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]

apa kalian tau bagaimana rasanya di benci oleh keluarga sendiri? Tentu saja sangat menyakitkan. Itulah yang dirasakan Meyra selama hidupnya. Hidup nya tidak selalu di penuhi dengan kebahagiaan. Senyumannya selalu di palsukan demi menutupi rasa sakit dan hancur dalam dirinya. Ia yang sedari awal memang tak pernah di inginkan oleh keluarganya, terlebih ayah kandungnya sendiri. Meyra kecil selalu di sayang oleh bunda dan kakak laki-laki nya, tetapi tidak dengan ayah nya. Ayah nya selalu membeda-beda kan kasih sayang nya terhadap anak laki-laki nya dan anak perempuanya. Hingga satu kejadian mengubah segalanya. Satu kejadian kelam yang menewaskan anak bungsu keluarga Abizard. kejadian itu pula, yang menyebabkan tumbuhnya kebencian terhadap Meyra. _________ Delapan tahun berlalu. Kebencian itu belum pudar sedikit pun. rasa benci itu semakin menjadi-jadi seiring berjalanya waktu. Membunuh raga Meyra secara perlahan. Rasanya, untuk sekedar bertahan adalah hal yang sangat sulit untuk di lakukan. _________ Ctarrrr "kenapa kamu tidak mati saja? Kau hidup tak ada gunanya disini!" _________ "Sampai kapan pun, gue bakal benci sama lo!" _________ "Saya menyesal karena telah melahirkan kamu!" _________ "Aku ga pernah minta Berada dan terlahir di dunia yang Kejam ini" -Almeyra Azqilla Alana ~~~~~ Apakah Meyra akan terus bertahan atau menyerah? Cari jawaban dari rasa penasaran kalian disini. Maaf ya kalo cerita nya radak gak nyambung dan pendek pendek, ini cerita pertama aku, jadi harap maklum ya 😅 ⚠️PERINGATAN! MENGANDUNG KATA-KATA KASAR DAN KEKERASAN. JADI, TIDAK UNTUK DITIRU. TYPO BERTEBARAN! (Kata orang kan, tak kenal maka tak sayang. Jadii, yok kenalan dulu sama thothorr^^ DM juga gapapa, kita kenalan. Biar makin deket, oke? Makasihh!)

More details
WpActionLinkContent Guidelines