KAFAA
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2020
"SHAKA!! SHAFA!!" Dua kalimat itu menggema di koridor sekolah, membuat sepasang lelaki dan perempuan itu menengok ke arah yang sama. Lelaki yang memegang sebuah alkitab, dan perempuan yang memegang alquran. Sebuah pertemuan pertama yang mampu membuat mereka tersadar bahwa rasa ketertarikannya satu sama lain, itu dibatasi oleh rasa kepercayaan nya masing masing. 'Biar tuhan yang menjawab sampai kapan kita akan bersama' -Kafa
All Rights Reserved
#141
kepercayaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KAFABILA (END)
  • satu Hati Beda Agama
  • senja di matamu
  • reminisce before I go
  • Kupu-kupu dan Senja ~TAMAT
  • ELBITHARA
  • Lentera Senja (TERBIT)
  • Doa yang Tak Sama
  • AKSARAJASA [✓]

Masa kecilnya menjadi partner bermain, dimasa depan jadi partner seumur hidup, jodoh bukan ? Siapa duga jika saat masa kecil selalu bersama, dewasanya akan ditakdirkan bersama pula. Candaan konyol masa kecil menjadi nyata. Kata Kafa "Besar nanti aku mau nikah sama Bila aja deh, biar bisa makan kolak setiap hari" Setiap ada perkumpulan keluarga Kafa selalu mencengis malu sebab keluarga Bila terang-terangan menggoda Kafa agar menikahi Bila, bahkan didepan Bila sendiri. Tapi, diluar dugaannya tanggapan Bila malah sarat akan tantangan untuk Kafa. Kata Bila "Katanya ada yang mau nikah sama aku, emang berani bilang ke Ayah ?" Dengan berbekal niat baik yang memang sudah direncanakan, Kafa langsung menawarkan menikah, sedangkan Bila tertegun, ia seperti termakan ucapannya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines