Before 2958 MDPL [Telah Terbit]

Before 2958 MDPL [Telah Terbit]

  • WpView
    Reads 6,518
  • WpVote
    Votes 725
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 25, 2021
[SELESAI] [Sebagian part di hapus karena kepentingan penerbit] Alam bukanlah tempat untuk bertukar lelah, bukan tempat untuk menghilangkan masalah, bukan tempat untuk sekedar dinikmati raga semata, juga bukan tempat untuk kawanan remaja tak bertata krama. Dimana pun tempatnya, adab masih nomor satu, sekalipun tempat yang kau anggap hina, bahkan tempat yang kau anggap paling buruk. Akankah mereka menanamkan Adab setelah melanggar Etikanya? Kemanakah arah pendakian mereka?
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lilin Dua Belas
  • ANCALA 2.620 mdpl (MT.Mekongga)
  • Nightfall
  • The Forest and Them (Complete ✅)
  • Pendakian Malam Satu Suro
  • Dekapan (TAMAT)
  • Year of Shalimar [SELESAI]
  • Misteri Gunung Lawu [SELESAI]✔
  • Cursed Place [END]✔️

-On Going Malam itu, lilin yang awalnya sebelas, berubah menjadi dua belas lilin menyala. Satu per satu, nyalanya meredup. Di tempat asing yang tak seharusnya mereka datangi, batas antara nyata dan tak kasat mata mulai menghilang. Mereka berpegangan erat, mencoba tetap bersama. Namun, seberapa kuat persahabatan bisa bertahan saat sesuatu di dalam kegelapan mulai mengambil satu per satu? Dan sebelum semuanya gelap, apakah mereka bisa kembali? ••• "Nyawa, ya harus di bayar dengan nyawa." • "Tak ada yang bisa kamu percaya, selain dirimu sendiri. Karena manusia, ya, tetaplah manusia. Mereka bisa memberimu luka, kapanpun mereka mau."

More details
WpActionLinkContent Guidelines