Echoes

Echoes

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Sep 11, 2025
Anya, seorang gadis yang berulang kali dihadapkan pada bayang-bayang pengkhianatan. Dimulai dari sebuah janji persahabatan yang hancur karena cinta segitiga di masa remaja, hingga ia bertemu sosok baru yang menjanjikan babak yang lebih indah. Namun, apakah harapan itu nyata, ataukah hanya gema luka lama yang kembali terulang? Ikuti perjalanan Anya dalam menemukan kekuatan untuk membebaskan diri dari belenggu masa lalu dan meraih kebahagiaan yang sesungguhnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hi Hera!
  • EXTRAORDINARY Figuran
  • Little Prince
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • 𝐀𝐋𝐄𝐗𝐀 (ON GOING)
  • The Time
  • Sister's Of Antagonis [ END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
Hi Hera!

"Stop ikutin aku!!" Langkah yang semula pelan menjadi tergesa saat Hera melihat Laki-laki di belakangnya yang terus mengikutinya. "No, Love. I want to make sure you're okay" "Kita udah putus Je! jangan ganggu aku!" "I never agreed to it" Dia Helera Varadisa gadis pintar yang banyak di kenal di sekolahnya dengan ciri khasnya pita biru yang selalu tampil cantik di rambutnya. Kehidupannya yang awalnya hanya seputar belajar, membaca, dan menulis berubah lebih menyenangkan kala ia bertemu dengan Jerald Van Derico. Laki-laki yang kehidupannya bertolak belakang dengan Helera, Jerald bukan anak yang terkenal karena kepintarannya ia justru dikenal karena sering membuat keributan dengan teman-temannya. Meski begitu Hera senang menjalin hubungan dengan Jerald, meski harus dengan keadaan backstreet. Awalnya semula Hera yakin kisah masa abu-abu nya memang lebih manis setelah mengenal Jerald, sebelum sesuatu terjadi menghancurkan keyakinan Hera. "Je kamu beneran belum punya pacar kan?" Jerald yang di beri pertanyaan itu dengan tegas menggeleng sebagai jawaban. Setelah melihat dengan jelas interaksi Jerald dengan gadis itu Hera menggelengkan kepalanya pelan. Hera segera pergi dari tempat itu, ia tak ingin membiarkan hatinya lebih lama lagi merasa sakit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines