sepertiga malam ku

sepertiga malam ku

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 19, 2020
Aku tidak tahu mengapa aku menyukai wanita itu, aku mencintai dia Tuhan. Aku bangun dari tidurku dan mengambil wudhu karena ini sudah jam 3, aku harus segera shalat tahajud. Aku berdoa kepada sang khalik untuk meminta petunjuk sang Khalik untuk memberi jalan bagaimana aku mendekati gadis yang ku suka Ya Allah beri hamba jalan petunjuk.... Setelah aku sudah melakukan shalat tahajud ku ambil Al Qur'an dan mengaji menunggu waktu adzan subuh tiba. Seperti biasa jam 7 aku sudah harus sampai ke kampus dan aku melihat Aisyah dari jauh dan langsung memalingkan muka " astaghfirullahlazim" ucap aku dan segera menundukkan penglihatan ku yang tadinya tertuju pada aisyah
All Rights Reserved
#313
aisyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • Ali & Fatimah
  • Cahaya dari Muslimah #ODOCTheWWG [SELESAI✔]
  • AL-GHAAZIY
  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • ZARAIDEN [End]
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Imam Untuk Aisyah
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)

Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines