Story cover for Choose You by Fitrinuraenii_
Choose You
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 05, 2020
"Kalau sudah besar, kita harus seperti mama dan papa kita ya Oris? Kita harus selalu bersama, janji?"

Janji itu, hanya berlaku hingga dirinya dan Auris masih kecil. Setelah dirinya dan Auris harus berpisah karena pekerjaan orang tua, mereka tak lagi berkomunikasi. Setetes kabar pun bahkan mereka saling tidak mengetahui. Mereka berpisah ketika mereka masih duduk di kelas 6 SD. Kehidupan Auris berjalan begitu saja, dia merasa hidupnya hampa tanpa adanya Aksa. Tapi, hingga hampir 3,5 tahun, Auris merasa hidupnya tidak kesepian lagi karena hadirnya sahabat yang bernama Adit, Vivi dan Raka. Merekalah orang yang selalu ada ketika Auris sedih. 

Tapi, pada suatu ketika, Auris harus memilih dua pilihan yang sangat berat untuk dipilih. Antara harus menerima lamaran Adit atau memilih kembali bersama Aksa.

Pengen tau ceritanya?
Kuy baca guys!
All Rights Reserved
Sign up to add Choose You to your library and receive updates
or
#12sahabatlama
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Abidzar  cover
Nyala dan Arus cover
A Memory of You cover
Cool Girl  ✔ cover
Alex(A) cover
Kalau Cinta Bilang, Dong! (Selesai) cover
After Met You (SUDAH TERBIT) cover
Lebih dari Teman [✔️] cover
MEISYA  cover

Abidzar

7 parts Complete

Entah bagaimana kehidupan pernikahan yang di jalani tanpa rasa cinta melainkan rasa benci Bayangkan bagaimana menderitanya seorang Adzkia yang harus menerima kenyataan bahwa seorang. Yang di cintanya harus pergi meninggalkannya terlebih dia yang di tuduh menjadi pembunuhnya dan harus menerima dinikahi oleh adik sang kekasih hanya untuk balas dendam. Namun siapa sangka di balik adanya dendam yang ada di dalam hati Abidzar ada rasa cinta yang teramat dalam karena dengan adanya ketulusan dan kebaikan dari seorang Adzkia mampu memudarkan rasa benci seorang Abidzar dan ragu kalau dia yang telah membunuh kakaknya. "Kia gue boleh minta sesuatu gak sama Lo?"- Abidzar jaya Atharaska. "A-apa, apa yang mau Kamu minta dari aku" -Adzkia shaqeena afzeen. "Gue mau lo lupain Abiyan" -Abidzar jaya Atharaska. "Maaf ka tapi kalo soal itu aku gak bisa" -Adzkia shaqeena afzeen.