Cinta di Bawah Rembulan

Cinta di Bawah Rembulan

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2020
Bagaimana aku harus memulai, menyusun kembali daun-daun yang sudah terlanjur gugur, mengembalikannya pada tangkainya adalah sebuah kenistaan. Bagaimana aku harus memulai, memungut kembali jejak-jejak waktu, menyusunnya dalam sebuah ingatan adalah sebuah kenistaan. Bagaimana aku harus memulai, menyatukan kembali serpihan kaca yang sengaja kupecahkan. Jeda yang panjang akan melahirkan cerita yang tak utuh, begitulah kisah ini dimulai pada mereka Ameera dan Adam.
All Rights Reserved
#270
populer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secarik kertas usang
  • Transmigrasi Queen Amoora [ END ]
  • About Time
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • ✔️Become The Main Character's Sister : Transmigration Story
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • FALLING IN LOVE
  • BUKAN BEGINI (Tamat)

Aku mendamba pada sosok bidadari jelita yang amat kucinta, sekali lagi akupun mendamba pada malaikat rupawan yang selalu ada saat beban dipundak ini sangat berat. Kerinduan, yang amat dalam. Namun apa daya ini. Kerinduan hanya tinggal kerinduan. Aku pernah bertanya pada bulan ''apakah, disana kalian merindukanku? '' Ah sudah, jangan mendamba, ikhlaskan saja. Rindumu akan sampai dengan doa. Suara hati mengatakan demikian, baiklah aku akan memulai semuanya dengan ikhlas. Kebahagiaan, aku tak pernah tahu apa hakikat kebahagiaan itu yang sebenarnya? Dimulai dari kehilangan, kehilangan, dan kehilangan. Sampai lupa bagaimana rasa bahagia itu. Pada akhirnya, aku dapat melewati ini semua, karena aku tahu. Inilah salah satu caraNya untuk menjadikan kita manusia yang kuat dan tabah, karena dibalik kesedihan ada kamuflase kebahagiaan didalamnya dan begitupula sebaliknya. Detik ini aku kembali mengingat saat-saat bahagia itu. Bidadari jelita, dan malaikat rupawan yang kudamba dan kurindu. Serta dia yang membuat hari-hari di masa SMA ku berwarna, sehingga aku bisa sedikit merasakan kebahagiaan dan melepaskan sedikit rasa sakit dan kehilangan. Akankah dia akan selama nya membersamaiku? Akankah dia adalah yang paling baik menurutNya untukku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines