Arzaquna

Arzaquna

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 5, 2021
Arzaquna, seorang gadis barbar dan ceria namun sangat misterius. Orang-orang mengenalnya sebagai sosok yang mudah tersenyum, jahil, dan pastinya memiliki tingkah yang absurd, tapi mereka tidak tahu akan sisi lain dibalik sikapnya. Arza, ia mempunyai tujuan lain untuk datang ke sekolah yang penuh dengan teka-teki ini. "Hai gue Misha. Gue bolehkan duduk di sebelah lo?" "Boleh, toh sebelah gue juga ga ada orang. Oh ya, gue Arza.", balasnya dengan senyum yang manis. Dua tiga monyet nari saman, maap guys bukan pantun cuma iseng aja. Eitss, ikuti ceritanya ya guys. Makasihh aww
All Rights Reserved
#936
barbar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rules vs Chaos
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • MENJADI MILIK MENTARI (On going)
  • KATAKAN itu CINTA
  • My Boyfriend Ice Prince
  • ARAKHA
  • ARKANAYA
  • Misperception

Seorang gadis yang memiliki paras cantik dengan mata sipit memiliki sifat yang sangat berbeda dengan parasnya. Gadis berparas cantik dan anggun itu memiliki sifat barbar dan juga random. Meski begitu dia memiliki daya tarik yang kuat sehingga banyak disukai oleh para siswa sekolahnya. Bahkan dia memiliki banyak penggemar juga dari sekolah lain. Gadis itu cukup populer di sekolah dan dia juga merupakan seorang selebgram. Siapa sangka gadis itu harus dijodohkan dengan cowok berhati es. Cowo yang memiliki jabatan sebagai ketua OSIS itu juga merupakan kapten tim volly sekolah. Cowok dengan wajah tampan namun dingin. Memiliki sifat cuek juga ambisius membuatnya menjadi idaman siswi-siswi sekolahnya. "Se ngga terima itu lo dijodohin sama gue?" Meysha mendelik kesal mendengar itu. "Lo buta apa gimana sih, Za. Ya iyalah!" "Ya udah, sama!" sahutnya datar. "Terus kenapa setuju Reza!" Meysha benar-benar muak kali ini. Areza terdiam. R-reza? Areza membuang nafas pelan kemudian berdiri tepat di depan gadis yang kini menangis terisak. Areza yang semula tidak begitu peduli menjadi tidak tega melihatnya. "Gue ga niat buat ngebujuk lo, Sha. Tapi kalau orang tua udah ngusulin berarti mereka udah mikir matang-matang sebelumnya." kata Areza dewasa, karena bagaimana pun dia tau alasan kenapa orang tuanya bersikeras melakukan perjodohan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines