Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
RUMAH BEKAS TUMBAL (TAMAT)

RUMAH BEKAS TUMBAL (TAMAT)

  • WpView
    LECTURES 39,742
  • WpVote
    Votes 2,666
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadTerminé jeu., août 6, 2020
WpInfo
Fiction
Horreur
(BASED ON TRUE EVENT) Saya akan berbagi kisah tentang sebuah rumah yang memiliki sejarah kelam. Dimana keluarga saya pernah menjadi saksi dari kengeriannya. Rumah kosong ini, 'Rumah Bekas Tumbal'. *** "Pakkkk... Pak Hamka. Tolong kesini pak." Teriak salah seorang tukang. Pak Hamka segera menghampiri ke sumber suara. Disana 3-4 tukang terlihat mengerumuni sesuatu. "Ada apa pak?" Matanya terbelalak mendapati salah seorang tukang memegang sesuatu yang diletakkan diatas kain lusuh. Tulang belulang itu berukuran kecil, bahkan sebagian terlihat tak utuh. Diduga tulang belulang tersebut milik bayi. "Kok bisa ada ini? Tadi nemunya dimana pak?" Salah seorang tukang menunjuk ke arah bawah tembok yang sudah digali. Dimana tempat itu adalah tembok yang berdempetan dengan rumah kosong. *** -DILARANG PLAGIAT -DILARANG REPOST TANPA MENCANTUMKAN CREDIT PENULIS -JIKA INGIN REPOST DI PLATFORM LAIN,/ DIBAWAKAN DALAM BENTUK PODCAST YOUTUBE IJIN AUTHOR TERLEBIH DAHULU JIKA DITEMUKAN KARYA SAYA SEPERTI PELANGGARAN DIATAS. MAKA SAYA AKAN TINDAK TEGAS. --TOLONG HARGAI KERJA KERAS KARYA PARA PENULIS! TERIMA KASIH--
Tous Droits Réservés
#1
kisahseram
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • WARISAN
  • Satintail
  • TEROR TUKANG SANTET - TAMAT (Revisi)
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • Agape [FANTASI KERAJAAN]
  • Sleep With Nightmare
  • istriku canduku [COMPLETED]
  • Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT)
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
WARISAN

" bang....lu kenapa...?" tanya daru begitu melihat gue yang menghentikan pergerakan tangan ini dari menarik tali timba, mendapati pertanyaan daru tersebut, gue kembali menggerakan tangan ini untuk menarik tali timba " kenapa sih bang..." tanya daru kembali seraya beranjak bangkit dari kursi pendek tempatnya mencuci pakaian, dan sepertinya suasana hari yang mulai beranjak gelap telah membuat daru tidak ingin untuk berlama lama lagi berada di halaman belakang " enggak tau nih...seperti ada sesuatu yang tersangkut di ember timba ini..." mendengar jawaban gue tersebut, daru menunjukan ekspresi ketidakpercayaannya, dan kini dengan perawakan tubuhnya yang besar, daru mengambil alih tali timba yang berada di dalam genggaman tangan gue lalu menariknya secara perlahan " itu apa bang......?" tanya daru, diantara pandangan matanya yang menatap ke dalam lubang sumur yang gelap ....blupppp... Entah benda apa yang telah terjatuh ke dalam air di dalam sumur hingga menimbulkan suara yang menggema, tapi yang pasti seiring dengan terdengarnya suara gema tersebut, pergerakan tangan daru yang tengah menarik tali timba terlihat semakin ringan, hingga akhirnya ketika ember yang berada di ujung tali timba mencapai bibir sumur, gue dan daru hanya bisa saling berpandangan dalam benak tanya atas apa yang sebenarnya telah terjadi " lu tadi lihat kan bang...sebenarnya yang tadi tersangkut di ember ini, benda apa ya...?" tanya daru sambil memandang ke dalam sumur Sekelumit perbincangan kecil antara gue dan daru adalah sebuah bentuk ketidaksadaran kami dalam menangkap sebuah sinyal alam yang mencoba untuk memberikan kami sebuah jawaban atas misteri yang menyelimuti tempat tinggal kami...yaa...sebuah misteri yang akhirnya memberikan kami sebuah pelajaran bahwa ada sisi lain selain sisi kebahagian yang menyelimuti dari sebuah kata warisan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu