DOUTE (Jikook/Kookmin)
  • Reads 31
  • Votes 4
  • Parts 2
  • Reads 31
  • Votes 4
  • Parts 2
Ongoing, First published Aug 06, 2020
Mature
Doute berarti keraguan, keraguan ini ada pada diri seorang namja manis yang sedang menjalani lika-liku hidupnya yang berada penuh tekanan. Namja manis itu adalah Park Jimin.

Jimin seorang sekertaris dari perusahaan Jeon Corp. Dia seorang pekerja keras, tapi dia mempunyai suatu hal yang berusaha disembunyikannya. Dia sering melakukan kencan buta dengan berbeda-beda orang, kebiasaan ini disebabkan karena mantan pacarnya yang membuat dia mengenal dunia buruk ini. 

Kecanduan ini ingin dia hilangkan, hingga dia menemukan seseorang yang mencintainya dengan tulus. Akan tetapi, Jimin masih belum bisa menerima cinta itu karena takut dia hanya dimanfaatkan lagi.

Park Jimin Bot
Jeon Jungkook Top
Kim Taehyung Top

BXB
WARN!
🔞
All Rights Reserved
Sign up to add DOUTE (Jikook/Kookmin) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
He Fell First and She Never Fell? cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
BABY CHANIE cover
Rafa  cover
Kesayangan Bunda cover
antagonis wife [TERBIT] cover
The Best Of Miracle cover
ELIO RILEY SERGEYEV cover
After Graduation cover

Dosa Ku

69 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.