The Perfect Husband

The Perfect Husband

  • WpView
    Reads 320
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2020
Mark, seorang laki laki yang trauma dengan masalah percintaan. Hingga akhirnya sang ayah menjodohkan dengan seorang perempuan muda anak teman papahnya yang bernama Jung Nara. Akan kah mereka bahagia? Atau justru sebaliknya? • • • • • mau tau cerita mereka? dibaca yuhuu✨ makasih semua nyaaaa kasih aku semangat yaaa!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Edrea
  • I Love U but I Hate U「MarkHyuck」✅
  • The Throne of Sorrow - JAEYONG (HIATUS)
  • Changes - Markhyuck
  • SWEET CHAOS: DARI PACARAN SAMPAI PELAMINAN
  • OH CANADA (Markhyuck){END}
  • Back To You | MarkHyuck☑
  • My Lecturer is My Husband
  • VIOLATE
Edrea

Dia hanya seorang gadis yang bangun hanya untuk bertahan hidup. Hidupnya tidak semewah yang sering kita lihat dilayar. Bukan juga seindah caption orang-orang yang sibuk memamerkan kekayaan. Entah itu tas baru, liburan keluar negeri, punya rumah yang bak istana yang pencapaianya katanya hasil kerja keras, padahal sering kali itu hanya topeng dari kehampaan sehingga selalu butuh perhatian. Dia bukan siapa-siapa. Tidak punya orang tua, tidak punya rumah yang bisa disebut pulang sepenuhnya. Dia hanya punya dirinya sendiri, dan keberanian kecil untuk tetap bangun disetiap paginya. Lucunya, orang-orang sering bilang hidup itu tentang berjuang. Padahal, Sebagian dari kita tidak sedang berjuang untuk sukses, tetapi hanya untuk berjuang untuk bertahan. Didunia yang terlalu sibuk mengejar Cahaya, gadis itu memilih untuk belajar mencintai gelap, karena hanya disana dia bisa mengenal dirinya yang sebenarnya. Gadis yatim piatu yang takut untuk membayangkan keindahan karena dia hanya akan berjalan disekitar kegelapan sampai sang pencipta memanggilnya. Diluar sana, media sosial sudah seperti panggung besar. Semua orang tampil dengan topeng terbaiknya. Dan entah sejak kapan, kesederhaaan mulai dianggap sebuah kegagalan. Gadis itu sering kali merasa kecil karena tak punya orang tua sebagai tempat untuk berlindung dan aku hanya berkompromi dengan dirinya sendiri dan mencoba untuk bertahan disetiap detiknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines