The silence of love

The silence of love

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 7, 2020
"Aku hanya seorang manusia yang menyukai kesendirian, meski dirimu tidak hadir hidupku akan terus berjalan oleh waktu, namun kehadiran sejenakmu membuatku lebih memaknai hidup dan waktu yang kujalani."-Elia Clairs Akankah Elia bisa menjalani kehidupannya tanpa rasa kesendirian nya itu ? Gimana sang pujaan hatinya bisa mewarnai hidup elia ? Kepo? Baca aja hehe 😁 Ini hanya cerita khayalan yg author tulis karna author emang suka sendirian sih wkwk. Jangan lupa StaySafe yak 👋 and Love Yourself 💜
All Rights Reserved
#25
elia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Bayi Dosenku 2
  • Seano Magara✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Mas Angga✔️
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • ELIZABETH
  • TITIK AKHIR.
  • Semesta dan waktu
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines