UNTIL WE MEET AGAIN

UNTIL WE MEET AGAIN

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2020
Naraya tahu, tidak seharusnya dia mencintai Liam. Karena dia hanyalah gadis buta yang dipertemukan oleh Liam dalam situasi yang tidak mengenakkan dan dipersatukan dalam sebuah pernikahan. Naraya tahu tidak seharusnya dia mencintai Liam. Karena ada gadis lain di hati pria tersebut. tapi... ************** Takdir mempertemukan mereka dalam sebuah pernikahan yang tidak diinginkan keduanya. Bagaimana Naraya menghadapi sikap dingin Liam pada dirinya? Belum lagi dengan kehadiran Gayatri, cinta pertama Liam, yang menambah rumit keadaan. Bagaimana sikap Liam saat ia mengetahui bahwa dirinyalah pelaku penabrakan yang telah membuat Naraya kehilangan penghlihatannya dan kedua orang tuanya? ************** Meet me on instagram: Jikan_yo_tomare
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • Terjerat obsesi Yandere
  • Takdir di Tubuh Antagonis
  • Thank's Brother [COMPLETED]
  • Menjadi Istri Antagonis
  • Naretta

Disclaimer: Unsur dalam cerita tidak di rekomendasikan untuk umur 21 ke bawah. So, bijak lah dalam membaca!! -Synopsis Draven tak pernah berniat mencintai gadis itu-anak dari wanita yang menghancurkan hidupnya bertahun lalu. Tapi ketika Eleanna, bocah tak berdosa yang ia adopsi, tumbuh menjadi versi muda dari sang mantan, segalanya mulai retak. Bukan karena cinta, tapi karena luka yang belum sembuh. Eleanna tak pernah tahu alasan pria itu begitu dingin namun selalu ada. Ia hanya tahu, pelukan Draven adalah rumah. Tapi rumah itu perlahan berubah jadi labirin-penuh tanda tanya, rasa bersalah, dan sesuatu yang menyerupai cinta. dan di saat batas antara kasih dan cinta mulai kabur, Eleanna mendapati dirinya menatap Draven bukan sebagai ayah, tapi sebagai pria. sedangkan Draven, dalam diam, mulai mencintai bukan gadis itu-tapi kenangan yang diam-diam menjelma dalam tubuh Eleanna. mereka terperangkap dalam ruang yang bahkan waktu pun tak bisa pahami. di antara darah yang tak sedarah, cinta yang tak seharusnya tumbuh, dan kebohongan yang terlalu nyaman untuk dipecahkan. sampai akhirnya, mereka sadar: mungkin rasa ini bukan cinta... tapi pelarian yang terlalu indah untuk dihentikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines