We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Onaji! [Sama Saja]

Onaji! [Sama Saja]

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupan yang keras dan penindasan serta berbagai bentakan membuat gadis bersurai aqua ini menjadi pribadi yang kuat. Berbagai omongan dari semua orang tak membuat nyalinya ciut. Seorang gadis dengan kemahirannya yang luar biasa, namun diasingkan layaknya sampah yang harus dibuang. Kehidupannya yang begitu penuh rasa sakit, membuatnya mengerti akan arti kebencian yang sesungguhnya. Rasa sakit, rasa kesepian, semua menyatu seakan akan dirinya adalah sebuah gudang. Gadis yang tegar akan kerasnya kehidupan. Gadis yang membuat orang lain terinspirasi akan kehidupannya. ------------------@rikaauroraaa------------------ Ini adalah cerita pertama Rika, jadi mohon dimaklumi kalo masih banyak typo. Enjoy the story!^^
All Rights Reserved
#46
fiona
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • AIRA [On Going]
  • Different [END]
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Letter From Ara (END)
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • Gamal & Flara [Completed]
  • Jalan Pulang (END)
  • Silence In Their Minds

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines