AVAILABLE

AVAILABLE

  • WpView
    Reads 332
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 18, 2020
"Makasih, lo udah ngajarin gue rasanya mencintai" - Embun "Maaf. Tapi kita emang diciptain beda, dunia yang Lo liat, ga bakal sama kayak dunia yang gue liat" - Akhtar Kalian pernah jatuh cinta? Bagaimana rasanya? Mungkin menyenangkan, tapi tidak untuk Embun. Baginya jatuh cinta itu menakutkan. Merasakan sesuatu tapi tidak dapat mendefinisikan rasa apa itu. Merasa sepi di tengah keramaian. Merasa ramai saat sendirian. Jatuh cinta itu aneh, tapi dia tidak pernah menyesal untuk terus merasakannya. Cover by : nhsnthia
All Rights Reserved
#596
keajaiban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Without You
  • CYNOSURE [Sudah Terbit]
  • Kekasih Hati
  • Maaf' (Revisi)
  • HE IS MY MINE!
  • Disguise... [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Secret Admirer

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines