Story cover for The Moon  by yourdepbae
The Moon
  • WpView
    LECTURAS 51
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 51
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado ago 07, 2020
Ditatapnya handphone hitam itu, ia tersenyum, wanita cantik yang telah menemaninya lima tahun ini. Tahun-tahun berharga yang tak akan tergantikan apapun. Minju. Senyum manis yang ia miliki selalu menjadi pelabuhan terakhir milik Jeno. Rasanya hari tak akan pernah berakhir.

Namun takdir tak selalu menjadi apa yang diimpikan. Kadang yang menurutmu baik untukmu ternyata buruk. Buruk sekali. 

"Ikhlasin ya, jangan buat dia sedih liat lo begini."

----

"Kabar buruk."
"Aduh tuan putri ngambek, sini peluk."
---

Minju dibawa ke gedung organisasi yang sepi. Kakinya gemeteran, ia takut. 

"Ngga niel, kejadian itu murni kebakaran."

Daniel gelagapan menanggapi. Mata yang berani menatap tak berhenti bergerak. Apa yang Daniel sembunyikan?

"Stop bikin Minju nangis." Mark Lee menarik kerah baju milik Daniel.

Dia juga yang selama ini menemani hari-hari terberatnya. Hari-hari tanpa seseorang yang dirinduinya.

Dua manusia yang selalu ada di saat-saat tersulitnya,tapi kali ini yang tersulit adalag Kim Minju harus memilih antara keduanya, kepercayaannya sedang di uji.

"Gue ngga maksa Lo buat percaya sama Gue,tapi yang harus Lo tau, kebenaran yang akhirnya akan menang." di berikan tatapan yang begitu meyakinkan dari Daniel.

Yang satu selama ini selalu ada di hari-hari terberatnya dan yang satu lagi sudah bersamanya sejak lama, menjadi orang yang paling ia percaya selama ini.

-------

"Tolong ..." Ucapnya dengan tubuh yang sudah terjatuh ke lantai,
"Fuck ..." Suaranya semakin tak jelas.
Seseorang dengan baju pemadam kebakaran terus mendekatinya. Ia berjongkok tersenyum,
"Gimana? Sakit hm?

-------

Jeno tersenyum, mentari pagi membuatnya bersemangat bahwa hari akan terus berjalan. Tak pernah satu kalipun ia berpikir akan seperti apa akhir hidupnya. Will the happy ending?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir The Moon a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#15pschyo
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
GEVRONZ de xaziyyyby14
17 partes Continúa
Bener² aku ga bisa nahan ide ide di otak ini padahal baru bikin cerita 'sweet smile' yg belum kelar nambah cerita lagi🥹hhh.. Ada bahasa kasar yg ga suka tinggal skip aja yah:) --------> Berawal dari pemikiran konyol Marlan yg ingin menambah member hanya tidak menerima ingin menamai persahabatan yg sudah mereka berenam lalui bertahun tahun, sehingga terjadi sedikit percecokan yg berakhir bahagia mungkinkah?ingin tau kelanjutannya bagaimana?cuss langsung baca saja. -------> Cuplikan sedikitt "Gue jadi kepikiran mau ngasih nama persahabatan kita deh bang"chalo💬 "ngapain ngasih nama?ga cukup persahabatan aja?"Marlan 💬 ••••• "gue bolehin tapi kalian harus cari satu lagi orang yg masuk circle ini dengan persetujuan gue"Marlan💬 "Maksud Lo apa!? gue ga setuju!"jakran💬 "Mar Lo ga usah gila tolol, Lo tadi yg bilang 'ga cukup persahabatan kita aja' ,dan sekarang Lo mau nambah orang!?prik bgst"Rendavi💬 ••••••• "Hah!, bang Marlan serius bicara begitu??gila sih, gila banget malah"jisan💬 "gue pikir boleh aja ,secara cuma nambah satu orang doang ga buat rugi kan? jadi oke oke aja, gue bakal bantu Lo, dan-"jefar💬 •••••• "Gue mah nurut Mulu Lo nya aja yg ga tau ,emang dasarnya lo ga perhatian sama gue kan?"hezal💬 "Pe'a ,gue mah sayang Lo bahkan sayang banget jadi Lo awas berpaling dari gue"teman hezal💬 Maaf jika ada salah kata kesamaan kesalahan dll...murini karangan otak tangan pikiran ku!,
Black Out III de Alya_M24
17 partes Concluida
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
SEQUENCE  de SiMusangAlbino
1 parte Concluida
"Xiah Junsu.." "Jangan Xiah lagi! Aku sudah bukan Xiah, seperti kau yang bukan Hero, dan dia bukan Micky! Sudah kukatakan berulang kali mereka semua sudah mati! Kapan kau akan menerima jika kita semua sudah bukan sosok sama seperti yang ada di dalam ingatanmu, Hyung! Kita sudah bukan manusia sama!" Jaejoong tersentak, sementara air mata jatuh dengan begitu deras di wajah Junsu dan di sela-sela teriakannya yang tanpa jeda. Sementara Yoochun bungkam di tempatnya, sorot matanya menunjukkan bahwa dia tengah sangat tersiksa. "Disini kita berjuang dengan pertaruhan nyawa! Membersihkan nama, dan mencoba bangkit! Memulai semuanya dari nol lagi! Rasanya seperti di neraka! Aku hampir menyerah jika bukan karena Jaejoong Hyung yang bersikeras untuk tetap mencoba dan bertahan..." "...aku bersedia menukar apa saja yang tersisa dariku supaya bisa bersinar sekali lagi, tapi Yoochun mengacaukan semua usahaku! Aku benci Jaejoong Hyung yang keras kepala, lalu lebih benci kau yang bisa bertindak semaumu! Sementara aku disini terpanggang dalam harapan-harapan tentang masa depan yang semakin suram!" Junsu mengarahkan garpu dalam kepalan tinjunya ke arah Yoochun. "Kau.." "Jangan pikir aku tidak tahu, bahwa selama ini kau diam-diam bersenang-senang di luar sana! Pergi ke klub! Dan minum-minum!" "Darimana kau.." "Naif sekali kau berfikir kita sama sekali sudah bukan siapa-siapa, penggemar mungkin pergi! Tapi penguntit tidak! Aku berperang urat melawan mereka setiap kali ada yang mengirimi potretmu di klub!" Junsu tidak berbohong, beberapa kali memang nomor misterius mengiriminya foto-foto berisikan 'kemungkinan Yoochun'. Dia mengelak tentu saja, berkata jika anggotanya tidak sesembrono itu, tapi lewat topi dan alat penyembunyi identitas lain, Junsu tahu bahwa itu Micky-nya.
Still with you 2  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]  de onyour_myself
54 partes Concluida
[ Saquel Still with you : Don't Leave Me ] [ Rawan typo, karena gw lagi mager revisi tar gw nangis gara gara baca ulang weh ] Di saat kurang satu langkah lagi, tiba tiba tangan mu di tarik oleh seseorang dan membuat mu masuk ke dalam pelukan nya. Dia meluk mu erat sangat erat, seakan akan dia tidak mau kehilangan mu. " Lepaskan aku!!.... Hiks hiks... Biarkan aku mati dan memukul nya disana... Hiks hiks hiks " Ia tetap memeluk mu meskipun kamu mencoba melepaskan nya. " Dengan kau mati semua akan membaik? Pikirkan perasaan yang lain.... Orang orang yang berada di sekitar mu yang sayang sama kamu.... Setidaknya pikir kan diri ku " Ujar nya membuat kamu hanya diam, masih dengan suara tangisan kecil. Menggelengkan kepala mu cepat dan menangis di pelukan nya, kamu tidak merasa kalau orang orang menyayangi mu. Kamu malah merasakan sebaliknya, di benci dan di anggap tidak berguna. " Ck, omong kosong apa ini!! Lepas kan aku! " " Tidak " " Renjun!!!... Hiks hiks... Lepaskan aku.. Hiks hiks " Renjun menggelengkan kepala nya pelan lalu memeluk mu lagi, tetap erat dan tak pernah lepas. " Tidak akan pernah.... Aku ada di sini, menangis lah sepuas selama aku masih ada di sini dan menjadi sandaran mu " Kamu masih menangis dan perlahan membalas pelukan nya, membuat Renjun tersenyum dan membuat nya semakin nyaman di pelukan nya. Dan lagi lagi tanpa kau dan Renjun tau, ada seseorang yang menatap kalian dengan tatapan datar dan senyum miring di wajah nya. " Ternyata aku terlambat ya... Dia sudah datang untuk mu " [ No Copy!! You know!! ] [ 17+ ] Pengumuman : Kalau author terserah kalian mau vote atau gak ya, karena author tidak memaksa itu hak kalian. Ff ini akan di buku kan dalam waktu dekat, jadi harus cepet cepet ya kalian karena akan di potong sebagian chapter nya yang agak ngegantung ke doi kalian 😂😪💚 Park Jisung × you ×.....?? NCT dream Tomorrow x together Stray Kidz
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
GEVRONZ cover
Black Out III cover
The Downfalls ft. Shin Ryujin cover
SEQUENCE  cover
ASRAMA LANTAI 7 {TERBIT} ✓ cover
The Hidden Things [END] cover
Baby L Lucian ✔ cover
Still with you 2  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]  cover
Prestige ✔️ cover

GEVRONZ

17 partes Continúa

Bener² aku ga bisa nahan ide ide di otak ini padahal baru bikin cerita 'sweet smile' yg belum kelar nambah cerita lagi🥹hhh.. Ada bahasa kasar yg ga suka tinggal skip aja yah:) --------> Berawal dari pemikiran konyol Marlan yg ingin menambah member hanya tidak menerima ingin menamai persahabatan yg sudah mereka berenam lalui bertahun tahun, sehingga terjadi sedikit percecokan yg berakhir bahagia mungkinkah?ingin tau kelanjutannya bagaimana?cuss langsung baca saja. -------> Cuplikan sedikitt "Gue jadi kepikiran mau ngasih nama persahabatan kita deh bang"chalo💬 "ngapain ngasih nama?ga cukup persahabatan aja?"Marlan 💬 ••••• "gue bolehin tapi kalian harus cari satu lagi orang yg masuk circle ini dengan persetujuan gue"Marlan💬 "Maksud Lo apa!? gue ga setuju!"jakran💬 "Mar Lo ga usah gila tolol, Lo tadi yg bilang 'ga cukup persahabatan kita aja' ,dan sekarang Lo mau nambah orang!?prik bgst"Rendavi💬 ••••••• "Hah!, bang Marlan serius bicara begitu??gila sih, gila banget malah"jisan💬 "gue pikir boleh aja ,secara cuma nambah satu orang doang ga buat rugi kan? jadi oke oke aja, gue bakal bantu Lo, dan-"jefar💬 •••••• "Gue mah nurut Mulu Lo nya aja yg ga tau ,emang dasarnya lo ga perhatian sama gue kan?"hezal💬 "Pe'a ,gue mah sayang Lo bahkan sayang banget jadi Lo awas berpaling dari gue"teman hezal💬 Maaf jika ada salah kata kesamaan kesalahan dll...murini karangan otak tangan pikiran ku!,