In Distance 10.000 Km

In Distance 10.000 Km

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2020
Masalah jodoh itu tidak ada habisnya. Jodoh memang selalu dinantikan kehadirannya. Tapi, bagaimana jadinya jika tuhan mengirim seseorang sebagai jawaban doa-doamu dari kejauhan 10.000 km? Pertanyaan ini sangat tepat menggambarkan kisah cinta Hafshah Anatya dan Fatih Doğan
All Rights Reserved
#112
ldr
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 1. Diam Dalam Cinta (end)
  • HAFSHA - Ketika takdir menggoreskan luka [Terbit] ✔️
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
  • Jodohku Dosen Menyebalkan ✓-New Account- (TAHAP REVISI)
  • couple till jannah
  • Kilometer Cinta [Complete] ✔️
  • My Husband Doctor
  • True Love [Completed✔]
  • JODOH PILIHAN ABI (revisi Tulis Ulang)
  • JERMAN in-Love [SELESAI]

#diamseries Cover cantik dari @venusyura Mencintai itu hakikatnya memberi tanpa pamrih. Menerima segala takdir yang sudah ditentukan oleh-Nya, bukankah Allah sudah menciptakan manusia secara berpasangan. Maka, setiap orang pasti memiliki jodohnya sendiri-sendiri meskipun ada sebagian dari perempuan harus rela berbagi, tapi janji Allah sangat besar akan hal itu dan surga adalah balasan untuk ikhlas menerima. Dalam cinta tak ada paksaan, karena kata paksa memiliki konotasi yang cukup kasar. Cinta itu kelembutan dan cinta itu tentang sebuah rasa yang menjadi rahasia, biarkan sosok itu menjadi rahasia yang Maha kuasa. Tak perlu memaksa karena pada kenyataannya Allah maha membolak-balikkan hati manusia. Anisatul Latifa memiliki pandangan sendiri tentang cinta dan jodoh. Menurut gadis yang biasa disapa Tifa, kalau cinta itu adalah yang bersemayam di dalam rahasia diam dan jodoh itu yang datang kalau tidak bertemu maka bertamu. Terinspirasi dari kisah cinta Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu anhu dan Fatimah binti Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam Radhiyallahu anha. Kediri, 17 September 2018 Posting : Awal : 18 September 2018 Akhir : 15 Oktober 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines