MY SWEET DUDA

MY SWEET DUDA

  • WpView
    Reads 115,317
  • WpVote
    Votes 4,197
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 2, 2020
annaya jeslyn anak yang belum genap berusia 22 tahun.ia hidup selalu ingin bisa hidup sendiri dikota jakarta . pada suatu hari ia sedang berbelanja di minimerket terdekat di apartemenya saat dijalan menuju pulang ia mendengarkan suara balita menangis. "hiks hiks mommy hiks" kemudian ia mendekati balita tersebut "haii kalian kenapa boy" tanya aya kepada para balita tersebut. kemudian ketiga balita tersebut langsung mendekat ke arah aya dan langsung memeluk kaki aya dengan erat. "mom-mmy jangan per- hiks pergi lagi k-kitta hiks kesepian a-aaku mau hiks ikut mommy aja" ucap salah satu balita tersebut. "hah mommy "beo aya " mommy dimana mommy kalian apa disana" (sambil menunjuk ke pasangan suami istri) "apa disana "lagi dan lagi anak anak tersebut hanya menggelengkan kepala mereka . " lalu siapa mommy mu "tanya ku anak itu malah menunjuku dan ya aku kaget dan langsung berkata "nak kakak bukan mommy mu" danlangsung saja anak itu menangis dan terus berteriak.dan disana aku dihadiahi tatapan tajam para pejalan kaki dikiranya aku mau buang anak aja apa orang nikah aja belom .karena tidak mau dipandangi orang orang sekitar aku langsung membawa anak anak tetsebut menuju ke apartemanku dan disinilah awal hidupku berubah dari semula yang tenang menjadi banyak konflik yang terjadi.
All Rights Reserved
#255
duda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VINDEYLI
  • Bad Papa
  • Ada Apa Dengan Cinta
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • My Posesif Brother
  • Manja, Jangan Pergi! [Slow Update]
  • Silent, Please! (Re-up)
  • My Duchess / End
  • Maina & Maxim
  • New Possessive Family
VINDEYLI

"K0nt0l lo" Karena kesal gadis itu keceplosan dan mengeluarkan kata kasar itu. Dia menatap Vinder takut takut. "Mau gue jahit mulut lo?" Nyali gadis itu ciut melihat Vinder yang menatapnya tajam. "Cewek ngomong kasar lo kira keren?" Gadis itu hanya diam. Kesal. Kata itu menggambarkan hati gadis yang sedang bersama Vinder saat ini. Dia ingin dibujuk. Dia ingin agar Vinder membujuknya dan memperhatikannya. "Mau ikut ekskul" cicitnya. "Dari tadi ekskul mulu. Yang laen aja nanti gue bolehin" "Yaudah mau balapan" jawab gadis itu antusias. "Gue patahin kaki lo, mau?" "Ihh, katanya dibolehin gimana sih" "Yaudah silahkan, jangan salahin gue kalo gue cepuin ke papi lo ya sayang" ucap Vinder. _______ "Gue udah pasrah, terserah mereka mau ngomong apa tentang gue, gue udah biasa kok disalahin terus sama mereka. Gue mau nyerah, mau gue jelasin gimana pun ke mereka tetap aja mereka ngga bakal percaya" ucap gadis itu mulai menangis. "Lo ngga boleh nyerah, kita cari sama-sama ya jalan keluarnya?, lo ngga boleh biarin mereka nyalahin lo terus lo- "Tapi ini emang salah gue hiks, gue yang udah bikin dia trauma hiks. Ini salah gue, hiks ini emang salah gu- Cowok itu berteriak, "INI BUKAN SALAH LO!, ini bukan salah lo sayang" ucapnya sambil mengelus kepala gadis itu. "Lo ngga boleh nyerah, inget sama tujuan kita semua. Kita semua sayang sama lo" Ingatlah, masalah dan cobaan yang datang itulah yang menjadikanmu kuat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines