Dibalik layar

Dibalik layar

  • WpView
    Reads 229
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2020
Gue selalu rapuh tapi gue punya orang yang ngenalin gue sama hujan(Dhafan Bumiperkasa) Hidup itu bukan cuma sedih dan rapuh,mungkin Tuhan punya kehendak lain buat lo(Dewi Rinjani) Begitulah kata kata seperti filosofi bagi kehidupan mereka,ya Dhafan dan Rinjani.Dua manusia yang hidup dari dimensi berbeda,Rinjani yang ceria dan Dhafan yang bad boy.Mereka dipertemukan disebuah halte dimana mereka sedang berteduh dibalik rintikan hujan yang semakin deras.Awalnya mereka saling benci lama lama mereka saling membutuhkan satu sama lain.Apa yang akan terjadi aku tidak tau,yang pasti mereka sama sama dikirim Tuhan untuk saling melengkapi.Rinjani yang dengan senang hati menerima kekurangan dan kerapuhan Dhafan juga sebaliknya Dhafan yang mampu memberikan bahunya untuk bersandar bagi Peri Bandungnya itu.Akankah mereka bersama sampai maut memisahkan atau justru berhenti disebuah jalan sesat.Kita bakalan tetep sama sama terus kok,karena gue lagi mandang masa depan guee,yaitu elu Peri Bandung gue(DHAFAN BUMIPERKASA).
All Rights Reserved
#144
rinjani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Hug me! (my lady)
  • ASAVELA KIARA
  • Saksi hujan
  • Guilty Pleasure  [END]✓
  • Ayesha Transmigration
  • Raina Maramitha
  • Runtuh 1 | END✓
  • Three Targeted Girls!!

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines