Senja untuk Langit

Senja untuk Langit

  • WpView
    Reads 17,211
  • WpVote
    Votes 2,092
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[Judul awal : LangitSenja] FOLLOW DULU SEBELUM BACA! NGGA FOLLOW, NGGA ASIK! Note : Jangan menyimpulkan sebuah cerita dengan hanya membaca satu part saja. Jadi, baca sampai selesai ya,) -------- Cukup es yang dingin, kamu jangan ~Langit Adrian Jangan merangkai kata indah, jika hanya sekedar singgah ~Senja Tapasya ---------- Nyatanya, Senja tak Selalu bersinar. Ada kalanya ia akan redup, saat sesuatu yang berharga dalam hidupnya berada dalam titik rapuhnya. Ya! Dia Senja Tapasya yang selalu bersikap acuh atas kehadiran pria yang selalu bersikap konyol dan dia termasuk orang yang selalu berusaha mengukir sebuah senyum di wajah cantiknya. Tapi siapa sangka, bahwa gadis itu telah menaruh hati pada pria konyol itu? Ternyata, di balik wajah yang selalu nampak ceria menyimpan berjuta luka. Bodohnya, Senja baru menyadari saat pria itu sudah benar-benar rapuh. "Lang, yakin lo mau mati?" "Padahal kan kita belum jadian." "Lo mau bahagia sama gua kan? Ayo, gua juga mau!" Senja menunduk dan terus saja berbicara tanpa henti di hadapan seorang pria yang terbujur lemah di atas brankar. Ia tak kuasa melihat wajah yang biasanya berseri, kini pucat pasi. "Berarti sekarang kita pacaran?" Ucapan lirih itu membuat Senja menegang. ---------- 23 September 2020
All Rights Reserved
#536
cuek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Zeeya
  • TROUBLE MAKER (OPEN PO)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Langit.
  • ARANAYA (END)
  • Zenna Story
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • Langit Senja (End)
  • Garis Luka

Bukan tentang senja yang terlupa, melainkan tentang fajar yang memberi kita rasa. Suatu hari, adakalanya kita menemui kesulitan. Dan hari berikutnya, akan merasakan pencapaian yang luar biasa. Lalu suatu hari, akan jatuh lagi dan merasa tertekan. Lalu kamu menghela napas, berpikir tidak bisa menanganinya lagi. tapi kemudian, kamu melihat sesuatu yang lucu dan tertawa. Kamu makan sesuatu yang enak dan rasanya lezat. Dan kamu merasa senang saat melihat seseorang yang kamu sukai. Kurasa ini adalah sebagian dari hidup, bukan? tapi begini, semua suka dan duka ini terkadang sangat melelahkan. Semua ini menjadi sangat melelahkan, tapi meskipun demikian, hidup masih berlanjut, waktu tak berhenti. Angin masih berhembus menerpa dedaunan hingga gugur, air masih mengalir ke tempat yang ia tuju. Cerita itu tidak memiliki akhir, karena semua akhir adalah awal yang baru, Cerita ini tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Kita terpaku diantara tiga fase itu. Dan pada akhirnya pun semua orang akan pergi, meskipun sudah kita genggam erat sepenuh hati. . . . . Catatan dari Zeeya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines