Story cover for LUKA by Saa2704
LUKA
  • WpView
    Reads 308
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 308
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 07, 2020
Tatapan itu, tatapan yang selalu bisa membuat semua orang terpana kepada nya, tatapan yang sangat menyejukkan hati walau hanya sebentar melihatnya.

Senyuman itu, senyuman yang sangat manis, senyuman yang membuat semua orang candu ingin selalu melihat senyuman itu.

Tapi siapa sangka di balik tatapan dan senyuman yang sangat membuat orang terpana itu ternyata menyimpan sebuah LUKA yang sangat besar, LUKA yang hanya DIA mengetahuinya.

DIA berharap akan ada seseorang yang merubah senyuman itu menjadi senyuman yang bahagia, bukan senyuman yang menyimpan LUKA. Apakah akan ada seseorang yang bisa membuat senyuman itu menjadi bahagia? Atau senyuman itu akan selalu seperti itu? 





Penasaran?  Jangan lupa tambahkan di perpus ya  :)
All Rights Reserved
Sign up to add LUKA to your library and receive updates
or
#615cuek
Content Guidelines
You may also like
Amor Almira by ZuwitaArcen
35 parts Complete
Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.
You may also like
Slide 1 of 10
BenCi (Benar-benar Cinta) cover
ALSTARAN [END] cover
AFIKA [ END✔ ] cover
ketika senja menyapa cover
THREE GIRLS AND ALL STAR  cover
COWOK NYEBELIN VS CEWEK DINGIN (END)  cover
Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja cover
Amor Almira cover
Hingga Tak Ada Lagi Luka cover
NERISSA  cover

BenCi (Benar-benar Cinta)

35 parts Complete Mature

"berani berbuat berani bertanggung jawab,kalau lo bukan pengecut,akui kesalahan lo,minta maaf sama gue"_Alpha "buat apa gue minta maaf sama lo kalau ujung ujungnya gue bakal lakuin kesalahan lagi sama lo nanti"_Luna Pantang bagi seorang Luna untuk meminta maaf pada seorang lelaki seperti Alpha,yg selalu membuatnya merasa marah. Alpha dan Luna tumbuh bersama sejak kecil,namun hal itu tidak membuat keduanya dekat,sebab keduanya memiliki sifat yg saling bertolak belakang. Luna ceria Alpha dingin,Luna bar bar Alpha teliti,Luna polos Alpha sebaliknya,Alpha pintar sedangkan Luna memiliki kapasitas otak dibawah rata rata. Keduanya selalu bertengkar ketika bersama,akan tetapi mereka selalu berada di tempat yg sama,dimana ada Luna,disitu ada Alpha,keduanya seperti ditakdirkan untuk bersama,mereka juga kerap sekali saling peduli dan melindungi satu sama lain,entah itu secara sadar atau tidak. Luna membenci Alpha,begitu pula sebaliknya,namun kebencian itu seolah hanyalah sebuah kata tak berarti yg hanya terucap dari bibir mereka dan sangat bertentangan dengan isi hati mereka,benarkah mereka saling membenci?.