unblog !
  • WpView
    LECTURES 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., oct. 26, 2020
Untuk menjadi jati diri sendiri gak perlu kalian menjadi orang lain untuk disukai orang lain. Emang gue pribadi sering dibanding-bandingkan disuruh 100% jadi tetangga gue. Gue disuruh cari pasangan, gue disuruh make up, gue disuruh kuliah sambil kerja. Dan ada satu adegan yang baru-baru gue alamin. Disaat Kaka cewek gue bagi brosur di lowongan kerja. Gue udah tulis tuh, udah gue siapin sisa interview. Pokoknya udah siaplah. " Tika kuliah kah? Kerja?" Tanya Kaka gue ngeliat. Gue nyiapin berkas. " Dua-duanya kalau bisa. " Karena gue akan terus terliat lebih-lebih ketika nyokap gue bandingin sama anak tetangga dan gue ngerasa putus asa. Terus kata Bokap gue," fokus aja Tika. Tika tau rezeki Tika." Dan disana gue bakal semangat ngejar mimpi gue. I love you bapak.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ANELKA CALVARY
  • Cinta Tapi Cinta?
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Yang Terlupakan
  • Our Emergency Calls
  • I'm The Lucky One
  • MFS ✓
  • GEVRONZ

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu