My Dangerous Boyfriend

My Dangerous Boyfriend

  • WpView
    Leituras 1,228
  • WpVote
    Votos 45
  • WpPart
    Capítulos 18
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, nov 2, 2020
Percaya takdir? Bagaimana jika takdirmu berada di antara orang-orang yang berbahaya? Tiba-tiba mendapat teror dan gangguan dari orang tidak dikenal? Kamu yang tidak mengetahui apa-apa malah menjadi korban. Namun dari situ kamu bertemu dengan seseorang yang selalu melindungi dirimu. Mengorbankan dirinya sendiri agar kamu tidak terluka, dan dari situ juga kamu mengerti rasanya jatuh cinta. Bagaimana bisa? • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • "Felix tolong!" teriakan Stela yang terdengar sedikit serak karena menangis. "Bocah itu nggak akan bisa nolongin kamu, cantik." bisik pria plontos itu tepat ditelinga Stela membuat bulu kuduk gadis itu meremang. "Tolong, hiks.." lirih Stela. "Tenang aja, lo sama gue." ucapnya untuk menenangkan Stela.
Todos os Direitos Reservados
#42
gang
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • She is Dara
  • ARSYA OR ARASYA (Re-upload) S1
  • Ikigai I-II
  • DANDY
  • I'm A Bad Girl [Telah Terbit]
  • DANGEREUX
  • Alletarez
  • UNIT KILLER SAVAGE (END)
  • Dark Princess (End)
  • SAGAKEYLA (TERBIT)

[WARNING! MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN] "Bunuh gue kalau itu bisa buat lo tenang" kata Sean dengan tenang sambil memegang ujung pistol dan mengarahkannya tepat di kepalanya. Dara dibuat kebingungan dengan kondisinya saat ini. Ia bingung harus memilih antara membiarkan laki-laki dihadapannya ini hidup atau mati dan memilih antara ego atau perasaannya. Tanpa disadari, air mata Dara membasahi wajahnya. Dara yang biasa dikenal sebagai wanita yang kuat dan tahan air mata, kini menjadi sosok Dara yang lemah. Dara menatap ke arah Sean yang sedang tersenyum tulus ke arahnya. Dengan perlahan dan pasti, Dara pun menekan pelatuknya. DORR!! *** Yukk teman-teman mari mampir Jangan lupa untuk mampir juga ke cerita pertamaku, kalian bisa cek diakun wattpad ku:) DESCLAIMER!! Cerita ini murni dan asli dari imajinasi penulis. Dilarang untuk mengcopy atau plagiarisme cerita ini!!! Cover by Pinterest & Canva Publish: 15-01-2024

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo