We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A.W.W.A.L

A.W.W.A.L

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 1, 2024
WpInfo
Fiction
Mystery
Satu kejadian menyanyat hati telah berlaku di sebuah perkampungan di negara Damak. Mampukah Haikal dan rakan tugas yang baru di tukar ke unitnya, Zill Qayyim menyelesaikan sebuah kes yang menyayat hati ini. " Dia yang awal... Dan dia yang akhir. Tiada kekuatan yang aku pegang melainkan paut pada dia"- Ustaz Soleh.
All Rights Reserved
#154
thriller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERTAMA, TERAKHIR
  • LAILA HAGIA: ANTARA DENDAM DAN CINTA
  • Kita Bukan Musuh
  • MISTERI AGAM LAMA
  • (Completed√) DANGEROUS SOUL
  • [C] Cinta Awak SEPENUHNYA
  • Bila SiLembut Jatuh Cinta. (C)
  • Derita Ciptaan Dia
  • MENANTI CINTA DIA

Dendam tak pernah melemahkan. It resurrects. Iklil Kamaliah akhirnya mengakhiri penantiannya dengan menjadi hak milik sah kepada senior yang mencintainya, Muhammad Adib. ASP Firdaus cuba membongkarkan salah satu kes paling misteri yang pernah disiasatnya, walaupun bukti terang di depan mata, ia lebih daripada itu. Farizal Syah pula ingin menjadikan kehidupan ini adil walaupun dunia ini tidak adil. "You know what, you promised me that you won't breach my trust. But you're lying. Thank you so much, Adib." - Iklil Kamaliah "Kau sanggup terima aku yang tak boleh bagi kau anak? Kau sanggup terima aku yang pernah sentuh dadah? Kau sanggup terima yang aku ni ada sakit mental? Kau sanggup?!" - Muhammad Adib "Semua bukti dihapuskan, tapi kenapa diari yang merupakan the main proof of the case tak dibuang?" - ASP Firdaus Cukup sempurna, menggiurkan. Cantik, pintar, petah, beragama. Melihatnya tidur seolah-olah dia milik aku. Tapi sayang, dia milik orang lain. - Kapten Muhammad Faizal Penantian memang menyeksakan, tapi lagi mengasyikkan bila penyeksaan tu berakhir. - Farizal Syah

More details
WpActionLinkContent Guidelines