NOLEP

NOLEP

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 26, 2021
Niatnya sih mau bikin cerita komedi, tapi kalo ga lucu YAUDA MAAP😯 Cerita ringan tentang gadis yang tidak memiliki gairah untuk melakukan apapun di hidupnya. Bahkan, hidup saja sudah cukup untuknya. "Tak perlu bekerja keras, orang lain diciptakan agar bekerja keras untukku" motivasi hidupnya yang sangat tidak ber akhlak "Tidak perlu bersusah payah, hidup hanya sekali seharusnya dinikmati" kata yang selalu ditanamkan di otak dan hatinya List kegiatan harian -Rebahan -Rebahan -Rebahan -Makan -Mandi (ini hanya kegiatan tersier, yang artinya tidak terlalu penting) -Nonton Drama Ahhhh,, hidup memang indah❀ . . . . Cerita ini mungkin hanya akan update ketika saya sedang mood atau mendapatkan inspirasi, karena memang ini hanya cerita yang saya selingkan untuk mengurangi kepenatan dari penulisan cerita yang pertama saya Happy reading guys😘
All Rights Reserved
#128
nolife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Medium Ugly
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} βœ“
  • Boys Around Her (Telah Terbit)βœ”
  • KISAH TANPA ENDING βœ“
  • AKU FIGURAN (END)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Ambivalen β€’ HyunJeong.
  • Full Of Scratches
  • I am stupid ?  : destiny of the world. (END)
  • 7 Hilarious Disasters

Medium Ugly adalah kumpulan tulisan pendek dari seorang manusia biasa-yang tidak tampan-tampan amat, tapi terlalu cerewet untuk diam. Hidup itu nggak selalu mulus, nggak selalu glamor. Kadang, justru hidup terasa lebih nyata saat kita ketiban sial, malu di tempat umum, atau dikejar kecoak terbang di dapur. Dalam Medium Ugly, Nara Senandika mengajakmu jalan-jalan ke keseharian yang absurd: dari drama sendal putus di mall, fitnah bau bus, duel sengit melawan kecoak terbang, sampai operasi rahasia berburu cemilan di resepsi pernikahan. Lewat tulisan santai, lucu, dan penuh rasa bersalah yang dibungkus tawa, Nara menunjukkan bahwa kita semua pernah malu, pernah salah kostum, pernah dituduh kentut, dan pernah merasa sendirian dalam kekonyolan kita sendiri. Ini bukan buku yang akan mengubah hidupmu. Tapi mungkin, akan mengubah caramu tertawa melihat hidup sendiri. Karena kadang, yang kita butuhkan bukan motivasi... tapi validasi bahwa hidup memang aneh dan kita semua sama-sama bingung.

More details
WpActionLinkContent Guidelines