LAKSANA AURIS

LAKSANA AURIS

  • WpView
    Membaca 185
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Nov 1, 2020
"Gangguin hidup Lo itu udah tertulis jelas didalam kamus hidup gue, jadi Lo gak usah protes." *** Laksana Kanigara. Manusia anoying dan paling tengil yang pernah ada di dalam hidup Auris. Laksana tahu segalanya tentang Auris, dan Auris benci akan hal tersebut. Berkali-kali Auris menghindar tapi Laksana selalu muncul di hadapannya. Hingga satu ketika anggapan itu berubah saat Auris menyadari bahwa kehadiran Laksana lebih dari itu. Dialah orang pertama yang mengatakan bahwa rasa sakit itu datang dengan membawa kebahagian diakhirnya. Sampai kecewa dan hancurnya hidup Auris memudar karena Laksana. Mungkin semesta tahu bahwa Laksana adalah obat untuk Auris. Namun, ketika rasa ingin memiliki itu hadir ternyata Tuhan memiliki rencana lain. Apa mungkin diakhir cerita ini Laksana dan Auris akan bersama? Next prolog :) Tambahkan ke library dan reading list kalian Maaf baget judul sama deskripsi ceritanya aku ganti, tapi alurnya tetep sama kok :)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#79
elang
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DANADYAKSA
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • AVISENA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • East sky first love
  • MY LOVE STORY
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Living with Brothers  [TAMAT]βœ“
  • RAKAUREL [END]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan