Love Is Blowing

Love Is Blowing

  • WpView
    Reads 9,167
  • WpVote
    Votes 1,332
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 31, 2021
Lee Seung Gi dikenal sebagai pria anti kuman yang sangat mendewakan kebersihan. Selain membenci sesuatu yang bersifat kotor, kemarahan Seung Gi akan mudah meledak jika ada orang asing yang berani menyentuh kulitnya. Suatu hari, akibat janji yang pernah diucapkan sang ayah di masa lalu, Seung Gi terpaksa rela dinikahkan dengan Bae Suzy, wanita barbar dengan kepribadian yang sangat bertolak belakang dengannya. ----- "Kau tak perlu bekerja, tugasmu cukup bersihkan rumah saja. Jika kau memerlukan sesuatu aku sanggup memenuhinya." "Benarkah kau akan memberikan apapun yang ku mau?" "Ya, Kau hanya perlu memberitahuku." "Kalau begitu beri aku anak." "A...apa?" Seketika pria itu tergagap. Ia menelan saliva dengan susah payah ketika wanita di depannya menatap dirinya sambil tersenyum nakal. "Aku mau punya anak. Ayo kita buat sekarang!" Perlahan wanita itu mendekati Seung Gi. Ditangkupnya kedua sisi wajah Seung Gi dengan fokus tertuju sepenuhnya pada bibir berisi milik pria itu. Seiring jarak yang kian menipis, Suzy mulai menutup kedua matanya. Lalu... Hap!!! "Dasar gadis sinting!" Sukses mendorong kepala Suzy sampai wanita itu terjengkang, Lee Seung Gi terburu-buru kabur layaknya seekor tikus yang takut dimangsa kucing. ~Akankah Lee Seung Gi baik-baik saja?~
All Rights Reserved
#13
seunggi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Brothers
  • Don't call it love!
  • Stay (Away)
  • Let Go {VKookZy}
  • You're All I Wanted (Lee Seung Gi x Bae Suzy)
  • Kedai Kebahagiaan (Lee Seung Gi x Bae Suzy)
  • I Tresno Because Kulino ( Lee Minho )
  • Edina & Juan
Brothers

"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines