ACHELL [HIATUS]

ACHELL [HIATUS]

  • WpView
    Reads 504
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 15, 2022
Jangan lupa follow dan tambahkan ke perpustakaan jika kalian suka. ~ Blurb Perasaan suka, kagum terhadap seseorang sudah menjadi hal yang wajar pada semua manusia. Termasuk, saat kita sudah menginjak masa remaja. Perasaan yang jatuh begitu saja tanpa diduga. Perasaan yang tiba-tiba hadir mengusik kehidupan. Bila rasa itu tumbuh sebelum waktunya, akankah kamu bisa mengendalikannya pada jalan yang sesuai syariat-Nya? atau kamu malah terjebak dalam sebuah jurang yang dinamakan 'maksiat'? "Astagfirullah," berulang kali Chella melafalkan asma-Nya. Sebab, rasa ini tumbuh tanpa kendalinya. Bagaimana cara Chella dalam mengendalikan perasaannya? akankah ia mau menerima rasa yang diungkapkan oleh kakak kelasnya? Yuk, baca cerita ACHELL untuk mengetahui kisah mereka ~ Tambahkan ke perpustakaan ya untuk mengetahui kelanjutan cerita ini. Terimakasih [08 Agustus 2020] *Mohon jangan copy paste cerita saya*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Promise
  • Remaja 26 (Dilanjutkan Part2)
  • Cinta Dalam Hijrah || SELESAI
  • Cinta Yang Tak Pernah Selesai
  • Line Of Destiny
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • Without You (Terbit) || COMPLETE ✅
  • FIRA (Revisi)
Promise

Rayna tak pernah benar-benar memilih. Di antara dua hati yang mencintainya, hanya satu yang selalu diam-diam ia doakan. Ketika waktu dan takdir mengguncang segalanya, sebuah tragedi membawa Rayna pada luka yang tak pernah ia bayangkan: kehilangan, penyesalan, dan janji-janji yang tak sempat diucapkan. Lewat kenangan yang tertinggal dan sepucuk catatan terakhir, Rayna mencoba memahami-apa arti mencintai seseorang tanpa pernah tahu apakah ia akan kembali. "Katanya, kalau cinta itu tulus... waktu takkan memisahkan. Hanya menguji."

More details
WpActionLinkContent Guidelines