Last Mission

Last Mission

  • WpView
    Reads 972
  • WpVote
    Votes 278
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2020
Teror kembali muncul setelah enam bulan perayaan jadian Queensha dan Kenn. Kali ini teror itu muncul dengan kertas yang berbeda. "Mana yang akan kamu pilih bila kedua putrimu berada di tanganku? Putri sulung atau bungsu? Darah segar berarti bagiku." Jelas, tulisan itu adalah pertama kalinya peneror mengancam keselamatan kedua putrinya. Terutama Queensha. Kedatangan Mr. X di Keluarga Damanik diharapkan dapat menangani teror tersebut. Namun siapa sangka teror itu semakin bertambah saat Mr. X mencoba melindungi putri sulung Alkan Damanik. Akankah teror tersebut mampu di selesaikan oleh Mr. X? Atau justru teror tersebut menjadi petaka baginya?
All Rights Reserved
#981
kisahsma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LEANDER : A Little Death Bringer
  • Griselda's Harem  (Hiatus)
  • The Comedian's Last Laugh
  • Gerbang Iblis
  • Mentari
  • The Haze Of Love
  • I Am Axel, Or Erga?
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • From 2025 (Revisi)

Aluna Queenbyanza Leander-nama yang terdengar bak denting kristal di aula kerajaan, memikat dan mengintimidasi dalam satu tarikan napas. Ia adalah bunga berduri dari keluarga Leander, tumbuh dalam pelukan kelembutan namun menyerap ketegasan dari akar leluhurnya. Tak sekadar cantik, ia memesona. Tak sekadar ceria, ia menyesatkan. Di balik tawa renyahnya tersembunyi bara dendam yang menyala, menunggu waktu untuk menyulut dunia. Kehadirannya di Meganata International High School bukanlah untuk mengecap manisnya masa muda seperti para gadis lainnya. Ia datang dengan tujuan yang lebih gelap, lebih dalam-sebuah misi berdarah untuk menggulung mereka yang telah menodai keluarganya. Dan di tengah nama-nama yang terukir dalam daftar hitamnya, ada satu yang berada di puncak-Baskara Jonathan Kyler. Baskara, sosok berwajah malaikat dengan mata yang tak mengenal ampun. Diamnya adalah dinding batu yang dingin, dan langkahnya membekukan udara di sekeliling. Putra Antonio Jonathan Kyler, pria yang darahnya telah menodai masa lalu keluarga Leander. Dunia menganggapnya tak tersentuh, terlalu berbahaya untuk didekati, apalagi ditantang. Tapi Aluna bukan dunia. Ia badai yang datang tanpa isyarat. Dengan senyum tengil dan langkah santai yang nyaris tak menyentuh tanah, ia mendekati Baskara seperti kucing mengecoh singa. Kata-katanya manis, tapi tiap suku katanya adalah pisau. Bagi Baskara, Aluna adalah teka-teki yang menyesakkan; bagi Aluna, Baskara adalah tantangan yang harus ditaklukkan. Dunia mereka mulai bertabrakan. Dua kutub yang sama-sama berbahaya, sama-sama terbakar oleh luka masa lalu. Antara Aluna dan Baskara, terbentuk medan perang tanpa senjata, tanpa teriakan-hanya tatapan, kecerdasan, dan kekuatan tersembunyi yang saling mengintai. Dan ketika api dendam bertemu dengan es kemarahan,hanya waktu yang tahu... siapa yang akan hangus terlebih dahulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines