SHENA

SHENA

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 24, 2020
Awalnya Aina hanya ingin meminjam buku pada Anta, tetapi yang ada Anta malah bermain-main dan membuatnya kebingungan. "Loh Anta?" Aina bingung karena Anta menarik tangannya kembali sebelum Aina mengambil buku dari Anta "Iya kenapa?" pandangan Anta lurus pada Aina, tatapan mata teduh yang sangat menenangkan "Bukunya?" tanya Aina lagi "Sini" suruh Anta "Hah?" "Sini, deketan" kursi Aina memang agak jauh dari Anta, lalu Aina menggeser kursinya sedikit "Sinian lagi Naa" suruh Anta lagi "Emang kenapa sih?" "Gapapa sinian aja" sehabis mengucapkan itu, dengan gerakan tiba-tiba Anta menarik kursi Aina ke dekatnya "Anta! gue kaget Astaghfirullah" pekik Aina, dia mengusap dadanya "Ini Na bukunya" Kata Anta dengan rasa tidak bersalahnya "Yaudah makasih ya, gue pinjam dulu" kata Aina, dia pun mulai mencatat materi yang ada di buku itu. Aina sibuk mencatat, tapi Anta malah mengganggunya dengan memainkan rambut Aina "Anta apasi" "Udah Na nyatet aja" Anta tetap memainkan rambut Aina "Na sini deh bukunya" Anta mengambil buku Aina dan menuliskan tanda tangannya di halaman paling belakang buku, hampir tidak ada jarak diantara keduanya sedangkan sekarang jantung Aina sedang disko gak jelas, di bawah tanda tangan itu ada tulisan yang membuat pipi Aina merona. Anta, masa depan Aina.
All Rights Reserved
#88
aina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • No Longer Mate
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • dimana janji tersebut
  • My Perfect Happy Virus
  • ON SIGHT (Completed)
  • Sweet Combat
  • Fall And Love
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • The Story Of Aghea

[End]"Adya, ambilin handuk dong!" "Kok nyuruh mulu sih, emang gue babu lo?!" "Lha, emang bener kan?" ●○●○●○●○ Kala itu, Alino sedang senang-senangnya hidup songong, Alino bahkan berkata seperti ini pada Adya, "Pokoknya kebutuhan Gue harus Lo yang siapin, karena Lo pembantu Gue." Meskipun kesal, Adya tetap tersenyum menanggapinya. Dan ada saat dimana Alino cemburu, ketika Adya lebih senang memperhatikan gebetannya daripada Alino sendiri, karena alasan itulah Alino akan lebih manja lagi. Tapi ada hari dimana Adya menyesal mengenal Alino, karena laki-laki itu menciptakan kisah yang tak Adya suka. ## "Untuk kali ini aja gue mau egois dalam hidup gue, tolong jangan pernah pergi ninggalin gue, Ra." -A "Gue lebih suka cerita cinta yang berakhir bahagia, karena meskipun kedua tokoh itu mengalami masalah, pada akhirnya mereka tetap hidup bersama." -A "Gue gak bisa untuk sekadar nangisin Lo, Lo terlalu jahat untuk Gue tangisin." -E ## Follow instagram »-> @ptr._.heree Copyright©2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines