After Dark:

After Dark:

  • WpView
    LECTURAS 214
  • WpVote
    Votos 58
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 8, 2020
Penyiksaan, pembullyan, penindasan, penghinaan, tak dihiraukan, pencacian, diasingkan, dan terabaikan. Apalagi yang tidak pernah aku aku rasakan, bahagia? Ntahlah aku rasa ia pun akan menjauh dariku merasa jijik dengan kehadiranku. Tidak mau menerimaku dan tidak akan pernah memberiku kebahagiaan seperti yang orang lain dapatkan. Mau kah kalian menemaniku? Mencarikan kebahagiaan untukku? Aku rasa tidak! karena tidak akan ada yang mampu merasa hina jika sudah berdekatan denganku. Jikalau pun ada mari duduk denganku akan ku ceritakan betapa pahitnya hidupku tanpa ada yang ingin menerima. _ _ _ _ _ _ _ _ Cerita ini mengandung kesedihan yang berlimpah kalau ga siap jangan baca!! Tapi kalau baca insha Allah gabakalan nyesel!!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • You Got It
  • BarraKilla
  • SELF LOVE
  • Aska Aldinata
  •  ANATHA
  • I'm promise with you
  • "He's mine"
  • RadenRatih
  • You Are Not Alone (Slow Update)

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido