PAMIT(mengikhlaskan)

PAMIT(mengikhlaskan)

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
pernah ga si kalian mencintai seseorang bahkan sampe berbagai macam cara untuk bisa di notice sama dia yang merelakan berbagai macam perasaan untuk bisa terus berjuang sendirian tanpa dia ketahui yang terus berdiam diri saat dia melakukan suatu hal yang sebenarnya kalian pengen di dekat nya Namun apa yang bakal kalian lakuin jika 'dia' yang belum sempat kalian miliki harus 'MENGIKHLASKAN' nya tanpa sepatah katapun yang mampu mengungkapkan semua perasaan ini? Agatha Anopiani Putri seorang perempuan cantik yang memiliki hati sekuat baja,yang memiliki semangat sederas air,yang mempunya perasaan selembut kapas Mencintai salah satu lelaki yang mungkin bisa di bilang 'TAK BISA DI MILIKI' namun karena semangat yang dia miliki mampu kan ia mendobrak hati lelaki itu? Atau perjuangannya hanya sia-sia?
Creative Commons (CC) Attribution
#227
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔
  • Arsyilazka
  • SKENARIO RASA
  • Im Yours.
  • GREENSTA [END]
  • Let Me Love You Longer
  • Zenna Story
  • Cinta Selamanya [E N D]
  • We Are One
  • About feelings   (selesai)

[SEDANG DALAM TAHAP REVISI] " Sebuah REALITA yang dipatahkan paksa oleh SEMESTA. Sebuah hubungan kasih yang runtuh hanya karena tidak Se-IMAN" __________ " PAPA MAU NAMPAR NESYA? TAMPAR PA TAMPAR! GAUSAH KHAWATIRIN MUKA NESYA YANG UDAH PENUH BEKAS. NESYA BISA SEMBUNYIIN ITU KOK!" PLAK! Benar saja sebuah temparan keras mendarat kasar menyentuh pori-pori wajah gadis itu Nesya menyisir rambutnya dengan jari, yang sempat berantakan akibat tamparan keras itu. Dia mengangkat dagunya, perlahan menaikkan pandangannya menatap mata Vico yang penuh dengan aura marah. Dia lantas memeluk erat laki-laki itu dan membiarkan wajahnya menyandar tepat dibagian dada pria itu. "PA....." "GINJAL NESYA RUSAK PA! KATA DOKTER SATU-SATUNYA CARA UNTUK MENYELAMATKAN NYAWA NESYA ADALAH DENGAN MELAKUKAN TRANSPLANTASI GINJAL." " TAPI NESYA MEMILIH UNTUK TETAP SEPERTI INI! GAPERLU NESYA KASIH TAU PAPA KENAPA GINJAL NESYA RUSAK. KARENA PAPA UDAH TAU ALESANNYA..." " IYA. PAPA INGATKAN, WAKTU PAPA NENDANG PERUT NESYA SAMPE NESYA MUNTAH DARAH? JANGAN PERNAH LUPAIN ITU YA PA! APAPUN ALESANNYA JANGAN PERNAH LUPAIN!" " NANTI KALO NESYA TIBA-TIBA MENGHILANG JANGAN PERNAH CARI NESYA!" " MAKASIH BUAT PELUKAN INI. AKHIRNYA SETELAH SEKIAN LAMA NESYA BISA NGERASAIN GIMANA NYAMANNYA BERADA DIPELUKAN PAPA." Perlahan gadis itu melepaskan kedua tangannya yang melingkar tepat dipinggul sang ayah. Tersenyum dalam kesakitan. Dia berpaling meninggalkan laki-laki itu. Pelan namun pasti tubuh Nesya kini menjauh dan menghilang dari jangkauan pandangnya. Entahlah, dia sedang mengingat perbuatannya dimasa lalu atau sedang menyesalinya. ___________ " Nes, gua mau ngomong.." ucap laki-laki itu sambil memandang rendah gadis yang tengah berbaring dipangkuannya. " Mau ngomong apaann.." " Gua....." " Apaan...???" " GUA MAU BREAK UP!" ___________

More details
WpActionLinkContent Guidelines