Dataran Meragu: after rain

Dataran Meragu: after rain

  • WpView
    Membaca 339
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 54
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 29, 2026
Antologi ini sebenarnya adalah kombinasi dari 3 jenis kumpulan puisi. Kumpulan puisi yang pertama yang berjudul "Dataran Meragu" saja yang sudah pernah saya terbitkan sebelumnya. Hanya saja kali ini saya menambah beberapa puisi lagi karena versi sebelumnya tersebut puisinya hanya sedikit. Jika diperhatikan pada judul, saya menambahkan frasa " : after rain" sebagai pembeda versi lama dengan versi baru yang anda pegang saat ini. Part kedua yang berjudul "After Rain" dalam antologi ini aslinya bukanlah antologi yang terpisah, melainkan sambungan dari buku "Dataran Meragu". Bisa dibilang, semacam "Side-B", karena puisi-puisi pada bagian ini menjelaskan keadaan "si Itik" setelah berhasil mencoba berpindah. Apakah kemudian di akhir part ini menunjukkan bahwa perjuangan perpindahan si Itik sudah usai? Tentu saja belum. Masih panjang jalan yang akan ia lalui. Versi tercetak dari kumpulan puisi ini bisa dipesan via instagram penulis @thelibways. (Hardcover dengan banyak foto dan menggunakan kertas bookpaper) foto sampul: Reyhan Rezki Pratama (IG: @hanrezk)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#64
ragu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Setapak Hitam Putih ✔ (SUDAH TERBIT)
  • Naracia teneresia TAMAT
  • Setelah Langit Berbisik
  • I'm not Raya [√]
  • Live, Laugh, Love, & Cry 💕 [ PUISI ] ✔️
  • A Reader Who Wants A Happy Ending
  • RAYANA Transmigrasi
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Putaran Nada
  • NALA KEENARA [Hiatus]

Penulis-penulis Gubuk Elegi yang tinggal menyebar di seluruh Indonesia setuju untuk menyatukan kembali serpihan-serpihan puisi dan cerpen yang pernah ditulisnya dengan bermacam-macam genre. Kami berharap pembaca mendapat kesan yang syahdu ketika menikmati buku ini. Terima kasih telah mau membaca aksara ini dengan khusyuk, semoga masuk ke relung kalbu pembaca paling dalam. Ini adalah buku pertama dari kumpulan puisi dan cerpen Gubuk Elegi. Tulisan-tulisan yang disatukan telah disusun oleh Nanda Syaputra, Instagram: (@en3ste), yang bekerja sama dengan pendiri Komunitas Gubuk Elegi, Devi Lestari, Instagram: (@devii_lestarii08). Kesempurnaan tidak lengkap tanpa adanya kebersamaan. Oleh sebab itu, selayaknya ruang kebersamaan dalam komunitas ini dapat dimanfaatkan untuk memberi juang kepada penghuninya agar dapat mengulek kata seindah matahari yang terbit hingga senja menyambut perpisahan dalam kebersamaan. Namun, karya ini adalah warna yang pernah membekas di hati mereka. Mereka pernah di sini. Hati mereka tidak pernah lari lagi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan