#DialogDiary

#DialogDiary

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2020
WpInfo
Poetry
pernahkah terlintas atau sudah tertancap di otak tentang hidupmu? pernahkah kamu merindukan hal yang lalu? atau pernahkah kamu memikirkan masa depan? kadang kamu gelisah, sedih, senang, marah. kadang kamu jatuh, lalu bangkit lagi. Semua yang kita alami adalah hal wajar. Jika lelah menulis, keluarkanlah melalui suara.
All Rights Reserved
#374
poem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Poetry Sad
  • PHILOPHOBIA (END)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Introvert
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Aksara Tak Bertuan

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines