YOURS
  • WpView
    Reads 304
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 19, 2021
Di setiap jalan pasti akan ada penerang. Yang dimiliki oleh Hishma Raja Permana hanyalah jalan kekosongan yang ada dalam hatinya. Sama sekali tak bisa di terangkan oleh segala cahaya. Perlahan ia menemukan jalan keluar dari titik kesedihannya. Penyesalannya itu ia akui sebagai jalan pertama dari hilangnya seperempat kegelapan. Nabila Ratu kyline. Cewek yang selalu perduli pada siapapun. Apapun situasinya ia akan senang hati datang dan mengulurkan tangan. Yang ia hadapi saat itu adalah manusia penuh dengan kegelapan. Caranya membantu bisa menghilangkan sedikit demi sedikit gelap yang ada dalam hati sosok lemah itu. Satu yang Raja ketahui,Bila adalah penyelamatnya kala itu. Ia berhutang Budi. Dekat dengan Bila adalah jalan terbaiknya saat ini. Ia tak lagi perduli dengan perintah sang Ayah yang terlalu menekannya. Tahun ini,Raja akan mengucapkan terima kasih,dan akan membuat Bila mengucapkan suatu kalimat. "Aku mohon pergilah!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • I'm Alessa
  • My Baby girl
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • ARUMILA
  • Om, Ayo Nikah!
  • Hopeless
  • Let Me Love You Longer
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines