We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ketulusan
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
#Karin Aku yang selalu siap berada di belakang kamu saat kamu butuh sandaran, dan di saat kamu butuh motivasi. Bahkan aku siap untuk menggenggam tanganmu dan meyakinkan jika kamu bisa untuk kembali lagi pada duniamu, aku siap untuk menyemangatimu setiap hari agar kamu bisa melihat jika dunia ini masih ada wanita baik dan tulus mencintaimu. #brayen Aku yang patah karena cintaku yang dulu. Hingga aku buta dengan cinta tulus dari wanita manapun karena di isi otakku hanya ingin tau bagaimana di posisi wanita. Bahkan yang ku tau jika wanita di hadirkan di dunia ini hanya sebagi alat untuk menyakiti hati pria dan aku ingin di posisi itu, hingga aku menemukanmu yang akan selalu siap menjadi tempatku pulang kapan saja saat aku butuh sandaran, menangis, dan pulang. Kepoin yukkk siapa tau nyaman 😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALISHA (end)
  • I'm sorry
  • LINEO (Story of Evelyn Arsenio) -END
  • ANTARA
  • The Kidnapper
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Difficult To Forget//kuroken
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • CLAUSTRUM || End✓
  • KAIREL [END]

Kamu datang dalam kehidupan ku, membuat hati ini menumbuh kan benih-benih cinta, tapi kenapa ketika aku sudah mencintaimu kau malah pergi? Kau membiarkan hati ini mati tuk sementara bahkan mungkin tuk selamanya. Tapi kenapa? Kenapa kini kau datang lagi? Kau membuat hati ini kembali hidup, kau membuat cinta ini bersemi. Dan bodohnya aku menerimamu lagi, aku melupakan bagaimana susahnya menahan rindu akan dirimu. Dengan bodohnya aku melupakan bagaimana susahnya menghidupkan hatiku yang telah lama mati. Aku bahagia, aku senang dan aku takut. Takut, apakah kamu yang aku kenal dulu adalah orang yang sama yang sedang berdiri di depanku. Ketika matamu yang selalu meneduhkan bagiku menatap kedua mataku, dan ketika bibirmu mengucapkan kata-kata yang seakan menyengatku. Kini aku sadar, bahwa posisi ku dihatimu kini sudah tergantikan oleh orang lain sehingga aku hanyalah kenangan yang tak akan lama lagi akan hilang dari memori otakmu. Tapi kenapa? Kenapa meskipun aku tau bahwa aku hanyalah sebatas kenangan tapi hatiku tidak pernah melupakanmu?. Ini menyakitkan, ketika orang yang kau cintai mencintai yang lain dan kau tidak bisa melupakan dirinya, padahal kau tau bahwa ia adalah orang yang menyakitimu, ia adalah alasan kamu menangis setiap malam. Kenapa? Kenapa? Kenapa aku begitu mencintai mu??.

More details
WpActionLinkContent Guidelines