Maafkan Aku Ibu

Maafkan Aku Ibu

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2020
Di pagi hari seorang gadis sedang melamun di jendela, melihat pemandangan asri di depannya. Ia teringat kepada sang Ibu, ia rindu senyuman hangat ibunya, ia rindu pelukan hangat ibunya, ia rindu mendengar sholawat ibunya, ia rindu kecupan hangat ibunya. Tak terasa Air mata itu menetes ketika mengingat sang ibu. Iya ibu yang selama ini berjuang menghidupi ku hingga sebesar ini. Aku rindu Ibu, aku ingin memeluk ibu, apa kabar ibu di sana? Apa ibu baik? Aku sunguh merindukan ibu. Maafkan aku Ibu. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Sebenarnya apa yang terjadi pada gadis itu? Penasaran? Yuk di baca jangan lupa follow wp ini ya🤗 Selamat membaca
All Rights Reserved
#561
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAESHA (Revisi)
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • JODOH DALAM TAKDIR {END}
  • Dibalik Topeng Kebahagiaan
  • KHALISA🖤
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Make up 0r air Wudhu? ✔
  • Mentari Senja [End]
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]

Judul Awal : 'METAMORFOSIS' diganti 👉 'RAESHA' "Terabaikan, kebebasan, pengkhianatan dan realita menyesakkan. Itu yang gue rasakan." -(Raesha) "Don't Worry. Ada gue yang bakal nganggep keberadaan lo, Ca." -(Jo) "Sayang Eca, tapi gatau Ecanya sayang siapa😥." -(Rava) "Kupu-kupu pun mengalami tahap sebelum menjadi sempurna. Laa Tahzan, Innallaha Ma'ana." -(Ammar) "Sakit dibales sakit. Sengsara dibales sengsara. Dan MATI dibales MATI. Itu yang bakal gue lakuin ke lo perlahan. Let's The Game Begin" -(Unknow) Saat hidup tak lagi berasa, seketika muncul setitik cahaya yang kemudian padam dan menyisakan sayatan menyakitkan. Saat kaki sudah mulai melangkah, fakta menyesakkan justru terkuak dan kembali meluluhkan butiran bening memilukan. »Ketika Cinta, Persahabatan, Keluarga dan Kematian berada dalam dimensi yang sama« 🐭[Ini kisah tentang sandiwara kehidupan yang tak semulus kain sutra]🐭 Penasaran?? Yukk tambahkan ceritanya di perpustakaan kalian😇. Sebelumnya maaf kalo ceritanya tak sesuai dengan angan kalian🙏 ©-M_P-🌱

More details
WpActionLinkContent Guidelines