We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
5G [On Going]

5G [On Going]

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Nama gue Gani, anak paling kecil di keluarga gue. Kalau diibaratin taneman tebu gue cuma jadi sepahnya doang, sisa-sisa. Aih. Gue punya kakak-kakak super cantik dan ganteng tapi gue nggak termasuk. Walaupun mereka orang yang berbeda mereka punya satu kesamaan, sama-sama ngeselin. Walupun begitu gue sayang sama mereka, karena mereka udah jadi bagian hidup gue. Gara-gara itu gue jadi terinspirasi buat nulis penggalan-penggalan kisah kehidupan kita berlima di buku ini. Gue ingin matahin ekspetasi anak-anak semata wayang di luar sana yang nggak punya adik ataupun kakak, tapi kepengen. Kebanyakan mereka mengira punya saudara itu hangat sehangat mentari. Selain itu kisah ini juga sebagai ajang curahan hati tentang hal-hal yang selama ini gue alami sehingga menjadikan diri gue yang sekarang. Buat orang-orang yang senasib sama gue. Baca aja siapa tahu kita samaan, lumayan lah jadi pengganti curahan hati yang tak tersampaikan. --------------------------------------------------------------------- Jangan lupa vote plus tulis juga kesan yang kamu dapatkan ketika membaca cerita ini di kolom komentar. Happy reading guys!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Untung Sayang
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • The Twins Of Our Soulmate [Complete]
  • Bearly Attracted
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  •  Cuman Kebetulan

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines