with you

with you

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 10, 2020
"Gue pamit ya, gue tau kehadiran gue cuma bikin Lo terganggu gue janji enggak akan ganggu lo lagi kok, gue juga janji enggak akan hubungin lo lagi dan maaf kalo selama ini gue udah jadi penganggu dalam hidup lo" kata gadis itu dengan air mata yang sudah hampir turun lepas dari sarangnya yang ia tahan sejak tadi. lelaki di hadapannya hanya diam dengan tatapan datar dan tidak bisa di tebak. "Enggak, enggak boleh" kata lelaki itu yang akhirnya membuka suara, membuat wanita di depannya langsung mendongakkan kepalanya yang sejak tadi sudah menunduk. "Terus gue harus gimana?" tanya gadis itu dengan suara lirih bahkan hampir tak terdengar. "Lo enggak boleh tinggalin gue" kata lelaki itu masih dengan muka datarnya tanpa ekspresi. wanita di depannya hanya bisa tersenyum getir mendengar penuturan lelaki yang selama beberapa bulan ini telah menjadikan hari-harinya menjadi lebih berwarna. Tapi itu hanya berlangsung sebentar setelah dia mengetahui apa tujuan lelaki itu memilih dirinya wanita yang biasa saja menjadi kekasihnya.
All Rights Reserved
#83
withyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cause Dare I Got Boyfriend
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Gula - Gula
  • TENTANG WAKTU [Tamat]
  • RAISEN
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]
  • Sweet Combat
  • ARGA [REVISI]

'Cium cowok yang pertama kali tatapan sama lo di Festival Musik nanti!!' Terdengar tak masuk akal bukan? Orang waras mana yang mau melakukan dare tersebut? Tentu saja Ayra lah orangnya. Ia yang awalnya menolak mati-matian dare tersebut, kini kembali menerimanya hanya karena beberapa lembar foto berisi biasnya-Jung Jaehyun. Lalu, karena tak ingin memberikan ciumannya begitu saja pada orang yang tak ia kenal. Ayra membuat rencana dimana ia akan bertatapan dengan pemuda yang terlihat tampan dan gagah perkasa, serta menciumnya sekilas dan lekas pergi. Ayra memang menemukannya, bahkan berhasil melakukannya. Hanya saja, ia tak tahu jika pemuda yang ia cium merupakan Iblis sekolah mereka. Dan semenjak itu, kehidupan normalnya berubah menjadi malapetaka. "Selamat tinggal kehidupan normal gue, mari bertemu di tempat yang lebih baik lagi!" wasiat terakhir Ayra.

More details
WpActionLinkContent Guidelines