with you

with you

  • WpView
    LECTURES 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., août 10, 2020
"Gue pamit ya, gue tau kehadiran gue cuma bikin Lo terganggu gue janji enggak akan ganggu lo lagi kok, gue juga janji enggak akan hubungin lo lagi dan maaf kalo selama ini gue udah jadi penganggu dalam hidup lo" kata gadis itu dengan air mata yang sudah hampir turun lepas dari sarangnya yang ia tahan sejak tadi. lelaki di hadapannya hanya diam dengan tatapan datar dan tidak bisa di tebak. "Enggak, enggak boleh" kata lelaki itu yang akhirnya membuka suara, membuat wanita di depannya langsung mendongakkan kepalanya yang sejak tadi sudah menunduk. "Terus gue harus gimana?" tanya gadis itu dengan suara lirih bahkan hampir tak terdengar. "Lo enggak boleh tinggalin gue" kata lelaki itu masih dengan muka datarnya tanpa ekspresi. wanita di depannya hanya bisa tersenyum getir mendengar penuturan lelaki yang selama beberapa bulan ini telah menjadikan hari-harinya menjadi lebih berwarna. Tapi itu hanya berlangsung sebentar setelah dia mengetahui apa tujuan lelaki itu memilih dirinya wanita yang biasa saja menjadi kekasihnya.
Tous Droits Réservés
#117
withyou
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Different Page [Complete]
  • CINTA YANG NYATA
  • Gula - Gula
  • ALSYA
  • (Un)Covered
  • ARGA [REVISI]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • COOL BOY VS BAD GIRL

"Wah, kayaknya kita emang ditakdirin ketemu. Daritadi kita ketemu terus, iya nggak? Baru hari pertama padahal." - Ray dihari pertama kelas XI - Satu lembar kehidupan Tere menunjukkan wujudnya. Tere tidak menyangka bahwa satu keputusan bisa membuat kehidupannya berubah drastis. Tere yang selama ini hidup dengan penuh beban tanggung jawab dan kesulitan finansial, tiba-tiba diberi kemewahan yang seumur hidup tidak pernah ia rasakan. Tidak hanya itu. Sekarang ia bahkan tinggal bersama seseorang yang bisa dibilang 'artis' di sekolahnya. Dan anak itu... Apakah ini memang benar-benar takdir?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu