Jurnal Manusia

Jurnal Manusia

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 20, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Pernahkah kamu bertanya siapa dirimu? Untuk apa kamu ada di dunia ini? Apakah aku sama dengan manusia lainnya? Atau apakah aku berbeda dengan manusia lainnya? Bagi beberapa orang mungkin pernah mendapatkan atau bahkan melontarkan pertanyaan-pertanyaan tadi. Ada yang menanggapinya, ada pula yang tidak. Ada yang menemukan jawaban, tapi ada juga yang tidak. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tadi juga bervariasi. Ada yang menjawabnya dengan kalimat sehari-hari, ada yang dengan kalimat puitis, ada juga yang menggunakan pendalaman filosofis. Di dalam cerita ini saya akan bercakap-cakap tentang keberadaan dan perjalanan entitas yang bernama manusia. Siapkan cemilan, mari kita berlayar!
All Rights Reserved
#4
selfcare
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • MAP OF THE SOUL: City of Dream (END)
  • Di Antara Kita (END)
  • ON REMEMBERING
  • You're Here, But Not For Me
  • Slow Days (FIN)
  • CATATAN HARIANKU

Aline tak pernah meminta untuk dilabeli-sebagai anak pemarah, pembawa sial, atau anak dari keluarga rusak. Tapi itulah dunia: cepat menilai, lambat memahami. Di sebuah kampung kecil, Aline tumbuh dengan luka-luka tak kasat mata, dibisikkan oleh mulut-mulut tetangga, bahkan oleh orang-orang yang seharusnya melindunginya. Hingga ia bertemu dengan pintu-pintu dan jendela baru-sahabat, seorang imam, dan Nando, lelaki yang melihatnya dengan mata yang berbeda. Ini adalah kisah tentang perjuangan untuk membuka jendela hati, memecahkan cermin luka, dan menemukan pintu menuju penerimaan. Bukan hanya oleh orang lain, tapi oleh diri sendiri. Sebuah novel reflektif yang mengajak kita bertanya ulang: Siapa diriku, jika label tak lagi melekat padaku? Cocok untuk kamu yang sedang mencari makna, harapan, dan keberanian untuk berdamai dengan masa lalu..... selamat membaca (:

More details
WpActionLinkContent Guidelines