'After us ; Haechan Au

'After us ; Haechan Au

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 30, 2021
"kalo emang di pertemuan kali ini kembali menghadirkan cerita,gue harap semesta mau berbaik hati untuk gue ataupun lo."- Kemal Pualam Iskender. ~.~ Ini kisah tentang Juan dan Kemal, yang sebenarnya masih terikat antara yang satu nya emang gamon. Yang satu nya lagi masih ngerasa bersalah sama gamon. Tapi sama sama gengsi bingung. Duh, emang susah si anak muda jaman sekarang. Sampai kejadian yang akhirnya Kemal berani kembali mengambil kesempatan, dengan harapan semoga kali ini semesta mau berbaik hati kepada nya juga untuk gadis itu. Tapi, bukan semesta jika tak gemar memainkan hati setiap insan nya. Disaat usaha Kemal hendak mendekati 100%, sosok dari masa lalu yang juga menjadi penyebab kandas nya hubungan keduanya kembali. Akan kah Juan kembali tergoyahkan? atau tetap bersama Kemal untuk memperbaiki kesalahan yang pernah ada? Ataukah Kemal yang kembali ingin mengalah saat ada sesuatu yang kembali mengingatkan nya? Apakah semesta tak mau berbaik hati saat kedua nya sudah kembali menaruh harapan lebih akan baik nya takdir? ~.~ start ; july 2021
All Rights Reserved
#992
leehaechan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • Orange Maple » Chenle X You
  • Separate | Na Jaemin✔
  • Thanks J | Lee Jeno ✓
  • A Little Story Full Sun | Lee Haechan ✓
  • 𝙆𝘼𝙏𝘼 𝙎𝙀𝙈𝙀𝙎𝙏𝘼 ✔ [𝗣𝗿𝗼𝘀𝗲𝘀 𝗥𝗲𝘃𝗶𝘀𝗶]
  • [✔] Bittersweet : Jaemin
  • NCT JAEMIN REGANTARA💚 (END)
  • TWINS | Nomin ✓
  • Single Parent | Huang Renjun [SUDAH TERBIT]✅

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines