Un Autre Futur

Un Autre Futur

  • WpView
    Reads 26,188
  • WpVote
    Votes 2,213
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 11, 2021
Disaat ia divonis eksekusi akibat kejahatan yang tak ia lakukan, Athanasia sudah tak peduli lagi dengan segalanya. Tetapi. Mengapa sang ayah tiba-tiba membatalkan vonis itu? Sang ayah bahkan terlihat berubah dalam satu malam saja. Disaat gadis itu tak peduli lagi. Claude malah mencoba mendekatinya. Apa yang akan dilakukan Athanasia? Akankah ia memaafkan sang ayah? atau tidak lagi memperdulikan segalanya? Dan siapa pula penyihir berambut hitam dengan mata merahnya ini? Dia begitu narsis dan sombong. "Wah,sihirmu terasa lezat. kumakan ya?" "mau mati ha?!"
All Rights Reserved
#151
athanasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Destiny (Claude De Alger Obelia x Reader)
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐖𝐢𝐭𝐡𝐨𝐮𝐭 𝐓𝐞𝐥𝐥𝐢𝐧𝐠 [𝐂𝐥𝐚𝐮𝐝𝐞𝐱𝐘𝐨𝐮]
  • Between Us [Suddenly I Became A Princess]
  • ...WTF?!?!. Lookism x Female Reader.
  • Endless Love Athanasia ❤ Lucas (WMMAP/SIBAP FanFiction)
  • My Chameli.
  • PRINCESS DIARY [SIBAP] NEW VER
  • Only Know✔
  • Me And You Forever Together [WMMAP X Reader]

(Main Story) 'Saat kau jatuh cinta pada milik orang lain.' "Bukankah kata itu terlalu kejam untuk seseorang seimut dirinya? Dia terlalu polos untuk seorang yang akan menjadi Tyrant. Yaah~ tapi tidak ada yang akan mengetahui masa depan bukan." (Name) adalah jiwa yang dikutuk. Saat dia terlahir, itu menandakan kehancuran seseorang. Tidak peduli sekuat apa pun dia mencoba mengubah masa depan, takdir buruk tidak akan berubah. Jadi kali ini dia akan hidup mengikuti arus sampai takdir itu datang padanya. "Kau tau itu akan terjadi padanya, kau tidak mencoba mencegahnya, atau setidaknya menghiburnya? Kau memang kejam (Name)." "Kenapa aku harus melakukan itu? Lagipula kau tau persis, saat aku naik ke 'ranjang' Claude, itu artinya dia akan menjadi makan malamku. Aku tidak ingin mengambil resiko di penggal karena menyentuh Kaisar." (After story) Rambut merah yang mencolok, kulit seputih salju dan mata merah menyala itu terlihat sangat cantik. "Seperti Snow White" Itulah yang dipikirkan Athanasia saat matanya bertemu dengan tuan putri Duke Winter dari utara yang baru saja turun dari kereta kudanya. 'Aku yakin mata itu berwarna merah bukannya biru.' [Who Made Me a Princess belongs to Plutus (Novelist) & Spoon (Artist).] [Fanfict ini dibuat hanya sebagai hobi, saya tidak mengambil keuntungan komersial apa pun.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines