Go Went Gone

Go Went Gone

  • WpView
    Reads 199,388
  • WpVote
    Votes 11,831
  • WpPart
    Parts 73
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 26, 2025
ALUR LAMBAT, TIDAK JELAS, BERTELE-TELE. SO, JANGAN DIBACA [SEQUEL OF HUMAN DISEASE] You are going to live as long as you can. So, let's live a thousand years again. *** Any similarities of characters, times, places and events, unintentional. Image from freepik, credit to owner
All Rights Reserved
#703
divorce
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meneroka Jiwa
  • Our Journey To Love
  • Phlegmatic
  • WHOLEHEARTEDLY (✓)
  • Retrocession (PUBLISHED)
  • ON SIGHT (Completed)
  • DAMIAN
  • Play Pretend  | Red Series No. 1
  • Forbidden (Letkol Teddy)

[The Wattys 2022 Winner kategori romansa dan penghargaan "Awalan Paling Menarik"] Ketika hidup seolah tak pernah alpa menyajikan lara. Kala akhirnya ada setitik cerah cinta. Apakah harus berjuang demi cinta atau terus berkubang derita? Wangi tidak pernah meminta lahir dari rahim seorang penderita skizofrenia, pun tak kuasa menolak tumbuh dengan label anak orang gila. Nestapa yang teramat akrab dalam hidup telah membuatnya menyimpulkan makna, bahwa dirinya tak layak menerima cinta, bahwa kehadirannya memang tak pernah didamba. Lalu tatkala para lelaki datang membawa romantika, dimulailah sebuah drama. Drama yang menjadikannya pemain utama, mendapat sorotan banyak mata. Drama penuh dinamika menjelajahi jiwa. Akankah Wangi menemukan makna cinta yang didamba atau hanya mempertegas bahwa ia memang ditakdirkan untuk selalu hidup dalam derita? *** This story is dedicated to my friend - ***** - who has found the meaning of life. Rank #1 Psikologis 20/4/2022 Rank #1 Mentalhealth 15/4/2022 Rank #1 Selflove 28/1/2022 Rank #1 Skizofrenia 13/12/2021 Rank #1 Kecemasan 15/12/2021 Rank #3 Kesehatanmental 13/12/2021 Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines